BATAM TERKINI

Dalam Dua Pekan, Polsek Lubukbaja Ungkap 3 Kasus Curanmor. Kapolsek: Modus Mereka Beda-beda

Dalam dua pekan terakhir, Polsek Lubuk Baja mengamankan tiga pelaku curanmor yang beraksi di seputaran Kawasan Lubuk Baja

Dalam Dua Pekan, Polsek Lubukbaja Ungkap 3 Kasus Curanmor. Kapolsek: Modus Mereka Beda-beda
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Kapolsek Lubukbaja Kompol Yunita Stevani (kiri) saat ekpose kasus penangkapan pelaku curanmor, Senin (5/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dalam dua pekan terakhir, Polsek Lubuk Baja mengamankan tiga pelaku curanmor yang beraksi di seputaran Kawasan Lubuk Baja. Satu dari mereka yang diamankan merupakan residivis, yang belum lama keluar penjara.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Yunita Stevani, Senin (5/11/2018) siang mengatakan, banyaknya kasus Curanmor di wilayah Batam membuat Kapolresta Barelang menjadikan kasus ini sebagai atensi pada setiap Polsek Jajaran.

"Belakangan ini banyak kasus curanmor dan ini sudah menjadi atensi pimpinan," kata Kapolsek Yunita dalam ekspose di Polsek Lubuk Baja.

Baca: VIDEO Rekaman Pusaran Angin Puting Beliung di Pulau Pecong, Belakang Padang

Baca: Bayi Korea Rini Yulianti Jadi Sorotan Karena Ekspresi Menggemaskannya Saat Difoto

Baca: Fenomena Viralnya Lagu Thailand Wik Wik Wik Ahh Ahh Ahh, Beginilah Kisah dalam Lirik Lagu Ini

Baca: Dompet Digital Tokopedia Ganti ke Ovo

Mereka diantaranya Wahyudi alias Dabok (22) pelaku curanmor di kawasan Sagulung, Randi Andika Putra (25) diamankan kawasan Jodoh, dan Iksan Nasution (21) diamankan di kawasan kampung Utama.

"Ketiga pelaku kita amankan dalam kurung waktu dua pekan terakhir. Mereka bukanlah sendikat, mereka main sendiri-sendiri," kata Yunita.

Para pelaku diamankan di tempat dan waktu berbeda. Modus yang mereka gunakan juga bermacam-macam.

Seperti Wahyudi, dia diamankan polisi karena mencuri motor disalah satu masjid. Kebetulan motor tersebut tidak dikunci stang.

"Pelaku mendorong motor dan membawa ke bengkel. Setiba di Bengkel pelaku mengatakan kunci motornya hilang dan diperbaiki di sana," kata Yunita.

Modusnya berbeda, semua tidak saling kenal. Tetapi perbuatannya ini membuat masyarakat menjadi takut.

Karena itu, Yunita menghimbau masyarakat agar terus waspada dan tidak membiarkan motor dalam kendaraan tidak aman.

"Kalau bisa kasih kunci ganda saat kita parkirkan motor," katanya.(koe)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved