Paskalaporan Saddil Ramdani Dicabut, Begini Nasib Anugrah Sekar. Kok Jadi Banyak yang Godain

Anugrah Sekar Rukmi resmi mencabut laporan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Saddil Ramdani.

Paskalaporan Saddil Ramdani Dicabut, Begini Nasib Anugrah Sekar. Kok Jadi Banyak yang Godain
TRIBUNJATIM/HANIF MANSHURI
Pemain Persela Saddil Ramdani saat menjawab pertanyaan wartawan di Polres Lamongan, Jumat (2/11/2018). 

TRIBUNBATAM.id - Anugrah Sekar Rukmi resmi mencabut laporan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Saddil Ramdania.

Pencabutan laporan kasus penganiayaan Saddil Ramdani telah dikonfirmasi oleh Kasatreskrim Polres Lamongan sekaligus oleh Anugrah Sekar di akun Instagram pribadinya.

Meski demikian, Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat, mengaku tidak mengetahui mengapa Anugrah Sekar mencabut laporan kasus penganiayaan Saddil Ramdani.

Baca: BERITA POPULER KEMARIN, Laporan Penganiayaan oleh Saddil Ramdani Dicabut Hingga Rossi Terjatuh

Baca: MotoGP Malaysia - Valentino Rossi Jatuh, Jorge Lorenzo Ikut Komentar, Dibalas Rossi dengan Emoticon

Baca: Pamer Foto Bareng Aktor Avengers, Luna Maya Sukses Bikin Netizen Iri

"Saudara Sekar dan ibunya atau korban, sudah setuju untuk pencabutan itu. Tapi kami tetap menunggu proses, yang akan kami gelarkan (gelar perkara) pada Senin (5/11/2018) besok sekaligus konferensi pers," ujar Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat, Sabtu (3/11/2018) malam.

"Alasannya saya sendiri kurang tahu. Mungkin Senin akan ada pemberitahuan dari kedua belah pihak, terlapor (Saddil) dan juga korban bersama keluarganya, mengenai alasan pencabutan laporan," kata Wahyu.

Wahyu mengatakan, tidak ada syarat-syarat yang harus dipenuhi Saddil dalam hal ini, seperti yang banyak ramai diperbincangkan sebelumnya.

Ia juga mengaku tidak mengetahui apakah sudah ada pertemuan dari kedua belah pihak terkait hal itu.

"Untuk pertemuan kedua keluarga di luar, saya tidak tahu. Hanya yang pasti, malam ini sudah ada pencabutan laporan. Sementara untuk status (Saddil) masih tetap tersangka, masih ditahan, menunggu sampai gelar Hari Senin," kata Wahyu.

Saddil diduga menganiaya Sekar saat keduanya bertemu di Gang Magersari, Kelurahan Tumenggungan tepatnya di Mess Persela, Rabu (31/10) malam.

Dari informasi yang ada di Polres, keributan berawal ketika terjadi pertengkatan menyusul perebutan handphone antara Saddil dan Sekar.

Halaman
12
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved