Kejar Target Imunisasi MR Jelang Akhir Desember 2018, Dinkes Kepri Minta Dukungan Kepala Daerah

Selain kepala daerah, Dinas Kesehatan Pemprov Kepri juga akan berusaha mendekati tokoh agama, camat, lurah dan kepala desa

Kejar Target Imunisasi MR Jelang Akhir Desember 2018, Dinkes Kepri Minta Dukungan Kepala Daerah
tribun batam
Imunisasi Campak dan MR di SDN 006 Sekupang, Batam, Senin (6/8/2018). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Imunisasi terhadap virus campak dan rubella atau Meales and Rubella (MR) akan digencarkan lagi di kabupaten dan kota se-Kepri.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan kebijakan dilakukan sejalan dengan keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melanjutkan waktu kampanye Imuninasi MR fase ke-2 ini hingga 31 Desember 2018.

"Strategi kami adalah meminta dukungan kepala daerah agar para kepala sekolah mengizinkan murid-muridnya diimunisasi petugas kesehatan," ungkap Tjetjep kepada TRIBUNBATAM.id, Selasa (6/11/2018).

Baca: Hasil Lengkap Pekan 29, Klasemen & TopSkor Liga1, Nihil Hasil Seri, Cuma Persib Tim Tamu yang Menang

Baca: Puluhan Peserta Tes CPNS 2018 Tertangkap Bawa Jimat di Bra hingga Celana Dalam. Ini Isi Jimatnya!

Baca: CPNS 2018 - Standar Passing Grade Kejam, Akademisi : Kalau Jokowi & Prabowo Ikut, Bisa Tidak Lolos

Baca: UPDATE INFO GEMPA - Gempa Kembali Guncang Mamasa Selasa Pagi Jam 07.25 WIB, Kekuatan Gempa 3,4 SR

Selain kepala daerah, Dinas Kesehatan Pemprov Kepri juga akan berusaha mendekati tokoh agama, camat, lurah dan kepala desa.

Tujuannya adalah para tokoh dan aparatur pemerintahan ini bisa memberikan kesadaran dan dorongan kepada warganya agar mengimunisasikan anak-anaknya.

"Terus, kita tidak pernah menghentikannya. Target setiap kabupaten dan kota 95 persen untuk membuat kekebalan komunitas di tengah-tengah masyarakat," ucap Tjetjep.

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Pemprov Kepri, capaian imunisasi MR di Kepri berada pada angka 56,02 persen di bawah angka nasional 68,54 persen. Angka tersebut terakumulasi dari capaian kabupaten dan kota se-Kepri.

"Tanjungpinang 75,29 persen, Batam 50,72 persen, Anambas 68,68 persen, Lingga 50,14 persen, Natuna 49,28 persen, Bintan 82,40 persen dan Karimun 54,31 persen," rinci Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Kepri itu. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved