BATAM TERKINI

Kuota Pemohon Paspor Bakal Ditambah 2 Kali Lipat, Ini Rencana Imigrasi Batam Untuk Mewujudkannya

Imigrasi Batam berencana akan menambah kuota pengurusan paspor per harinya hingga dua kali lipat dari sebelumnya.

Kuota Pemohon Paspor Bakal Ditambah 2 Kali Lipat, Ini Rencana Imigrasi Batam Untuk Mewujudkannya
TRIBUNBATAM/ZABUR A
Ilustrasi pembuatan paspor 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Batam Lucky Agung Binarto mengungkapkan, tahun 2019 mendatang, Imigrasi Batam akan menambah kuota pengurusan paspor per harinya hingga dua kali lipat dari sebelumnya.

Saat ini pengurusan per hari hanya dibatasi hingga 350 setiap harinya hingga akhirnya mendapat banyak keluhan oleh masyarakat Kota Batam.

"Mudah-mudahan kapasitas server imigrasi tahun depan bertambah sehingga Batam yang semula hanya dapat kuota 350 secara keseluruhan (kantor-ulp Harbour Bay-MPP-ltsa) dapat bertambah menjadi minimal 2x lipat mengingat jumlah pemohon yang semakin meningkat," ujar Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Batam Lucky Agung Binarto, Selasa (6/11/2018).

Baca: Kenapa Warga Batam Sulit Urus Paspor? Begini Jawaban Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Batam

Baca: Takut WhatsApp Kena Hack Atau Disadap? Begini Cara Cek dan Mengatasinya!

Baca: Rumah Hancur Disapu Angin Puting Beliung, Begini Perjuangan Warga Pecung Membangun Kembali Rumahnya

Baca: TERUNGKAP! KNKT Berhasil Buka Black Box, Ini Kerusakan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 Sebelum Jatuh

Diakuinya kantor imigrasi pusat berencana menambah kapasitas server sehingga akan berdampak kenaikan kuota. Setiap harinya kenaikan mencapai 20 hingga 30 persen.

"Memang selama ini pembuatan paspor terkendala masalah kuota hingga saat ini kami berupaya melakukan penambahan kuota jadi berharap masyarakat bersabar," tutur Lucky.

Pihaknya menyediakan kuota 350 pemohon setiap harinya. Namun pemohon mencapai 700 hingga 800.

"Pusat memang berencana menambah untuk tempat-tempat heavy duty termasuk Kota Batam," katanya.

Lucky menambahkan imigrasi Kota Batam akan selalu berbenah dan menerima masukan dari masyarakat.

Sehingga pelayanan pihaknya bisa menjadi lebih cepat dan memicu penambahan pemohon yg melebihi kuota setiap harinya. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved