BATAM TERKINI

Pengunjung Ngaku Pengacara Rusna, Hakim PN Batam Tunda Sidang Perdagangan Orang

“Izin majelis, kami baru hari ini dengar kalau ada sidang. Jadi kami belum sempat buat surat kuasa,” celetuknya tiba-tiba.

Pengunjung Ngaku Pengacara Rusna, Hakim PN Batam Tunda Sidang Perdagangan Orang
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Salah satu pengunjung sidang langsung berdiri dan mengaku sebagai penasehat hukum Rusna terdakwa tindak pidana perdagangan orang, kepada Majelis Hakim, Selasa (6/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM–Rusna, terdakwa dalam perkara tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menghadapi siding perdana di Pengadilan Negeri Klas IA Batam Selasa (6/11) siang, dengan agenda pembacaan surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hadir dalam sidang itu, JPU Samuel Pangaribuan. Dengan Ketua Majelis Hakim Marta Napitupulu, didampingi dua anggota majelis hakim Reni Pitua Ambarita dan Egi Novita.

Terdakwa hadir sendiri tampa didampingi prenasihat hukum dalam persidangan. Namun, karena ancaman hukuman terdakwa di atas lima tahun penjara, Hakim Marta menanyakan pengacara yang mendampinginya.

“Tunggu-tunggu, apakah saudari Rusna didampingi oleh kuasa hukum atau bagaimana?,” tanya Marta.

“Ada bu hakim. Tapi sekarang dia (pengacara) tak tahu kalau hari ini saya sidang,” jawab Rusna.

Suasa sidang itu, sedikit tamapk membuat hakim Marta merasa ada yang aneh.

“Sebab biasanya, pengacara itu tahu. Ini kok malah tak tahu. Apakah ada surat kuasanya atau sudah tanda tangan surat kuasanya?,” tanya Marta balik.

“Belum tanda tangan bu hakim,” jawab Rusna kembali.

Baca: Rusna Jadi Saksi Sidang Perdagangan Orang, Terungkap Korban Dinikahi Terdakwa

Baca: Diduga Terlibat Trafficking, Direktur PT Tugas Mulia J Rusna Ditangkap Polda Kepri di Bandara Batam

Baca: VIRAL! Satpol PP Kota Padang Tangkap 10 Wanita Lesbian. Media Asing Ikut Memberitakannya

Baca: BERITA PERSIB - Jonathan Bauman Terancam Absen Saat Persib Hadapi PSMS Medan. Ini Penyebabnya

Di tengah percakapan itu, seorang laki-laki dari bangku belakang sidang menunjukan tangan kanannya untuk menyampaikan sesuatu. Lelaki itu ternyata calon penasihat hukum Rusna bernama Edward Simatupang.

“Izin majelis, kami baru hari ini dengar kalau ada sidang. Jadi kami belum sempat buat surat kuasa,” celetuknya tiba-tiba.

Halaman
12
Penulis: Leo Halawa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved