Ungkapan Kesedihan Ibunda TKW Tuti: Anak Saya yang Diperkosa, Mengapa Dia yang Dieksekusi Mati?

"Dia korban perkosaan, mengapa bukan yang memerkosa yang dihukum, malah dia yang dieksekusi mati?" ungkap Iti lirih

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Foto Tuti Tursilawati (kanan) bersama ibundanya, Iti Sarniti (kiri) yang terpajang di rumahnya di Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Selasa (30/10/2018). 

"Soal jenazah Tuti sudah diurus dan dikubur di Arab," ujar Iti.

Menurut dia, kabar pemakaman jasad Tuti diterima berbarengan dengan informasi bahwa Tuti telah dieksekusi mati.

"Sedih iya, kecewa juga iya, apalagi informasinya sangat mendadak," ujarnya.

Baca: KLOP! Persib Bandung Butuh Menang untuk Juara, Ezechiel Butuh Gol untuk Gelar Top Skor

Baca: Bintan Satu-satunya dari Provinsi Kepri yang Ikut Health Cities Summit 2018. Ini Penjelasan Bupati

Baca: 8 Film Horor Indonesia yang Tayang November 2018. Catat Tanggal dan Baca Sinopsis Ini Sebelum Nonton

Kepala Desa Cikeusik, Jaenudin, menuturkan, pemerintah melalui Kemenlu RI telah berupaya maksimal untuk membebaskan Tuti.

"Saya tahu sendiri pemerintah memperjuangkan betul dan membantu all out, dari awal mengawal terus kasus Tuti," ujar Jaenudin saat ditemui di rumah Tuti Tursilawati, Selasa (30/10/2018).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, perwakilan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Thaif setiap bulannya menjenguk Tuti di tahanan.

Selain itu, Kemenlu juga rutin menggelar pertemuan dengan pihak keluarga setiap tahun.

Dalam pertemuan itu, menurut Junaedi, Kemenlu menyampaikan perkembangan kasus Tuti dan upaya apa saja yang telah ditempuh.

"Saya beberapa kali ikut, pertemuan itu juga membahas upaya ke depannya seperti apa," kata Jaenudin.

Sangat kecewa

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved