BATAM TERKINI

Harus Sesuai Standar SNI, Pemko Batam Bakal Nilai 32 Pasar. Ini Kriterianya!

Disperindag Kota Batam melakukan sosialisasi Pasar SNI 8152:2015 pada seluruh perwakilan pengelola pasar baik swasta maupun pemerintah.

Harus Sesuai Standar SNI, Pemko Batam Bakal Nilai 32 Pasar. Ini Kriterianya!
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Ilustrasi pasar 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Bidang Pasar melakukan sosialisasi Pasar SNI 8152:2015 kepada seluruh perwakilan pengelola pasar baik swasta maupun pemerintah di Kota Batam.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan menuju dan mendukung pasar pancawara.

"Sekaligus mendukung program pemerintah Kota Batam kepariwisataan serta menuju pasar wisata dan kuliner," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pasar, Zulkarnain, Rabu (7/11/2018).

Diakuinya setelah sosialisasi ini pihaknya akan melakukan penilaian setiap pasar di awal Desember mendatang.

Hal ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap pasar yang ada di Kota Batam.

Baca: WASPADALAH! Beredar Link Cara Dapat Stiker Gratis WhatsApp. Begini Cara Benar Mendapatkannya!

Baca: BREAKINGNEWS. Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Parkiran Motor Bandara Hang Nadim Batam

Baca: Motor Matic Paling Rawan Dicuri, Simak 9 Fakta dan Modus Curanmor di Batam

Baca: Hari Ini, Terdakwa Penipuan Saham The BCC Hotel Tjipta Fudjiarta Bacakan Pledoi

"Dinilai sesuai standar SNI, kalau masuk berarti pasarnya lolos di tingkat provinsi. Selanjutnya kita ikutkan di tingkat pancawara," ujarnya.

Ada 32 pasar yang mengikuti tahap penilaian ini, dilaksanakan di kantor Diseprindag Batam Center. Pemberian penghargaan kepada pasar yang masuk kategori akan digabungkan dalam rangkaian HUT Kota Batam.

Zulkarnain menambahkan salah satu penilaian pasar tersebut misalnya pembagian zonasi. Dimana saat ini banyak pasar yang bercampur antara sayur mayur, daging, makanan, dan lainnya.

"Seharusnya begitu pembeli masuk sudah ada pamplet atau tulisan arahannya. Misalnya kalau daging belok kanan, sayur ke kiri, begitu seterusnya. Kalau pada umumnya pasar sekarang tidak ada buat begitu dan semrawut sehingga membuat masyarakat bingung," katanya.

Pertemuan ini, kata dia bisa memberikan pemahaman kepada pengelola pasar. Seperti kebersihannya, sirkulasi udara, sampah, tatanan tempat, dan lain sebagainya.

"Kegiatan ini tahun pertama dan baru kita buat. Supaya memberikan perhatian pengelolaan,"tuturnya.

Dinas pasar akan mencontoh pasar Bintaro dan pasar di Bali yang akan diterapkan di Kota Batam. Disesuaikan berdasarkan aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved