Megabintang Ronaldinho Didenda Rp 32,8 Miliar, Tapi Isi Rekeningnya Tak Sampai Rp 100 Ribu

Ronaldinho gagal membayar denda dari pengadilan karena hanya memiliki 24,63 Real atau Rp 89 ribu saja di rekeningnya

Megabintang Ronaldinho Didenda Rp 32,8 Miliar, Tapi Isi Rekeningnya Tak Sampai Rp 100 Ribu
KOMPAS.COM/MOHD FYROL/AFP
Pemain asal Brasil, Ronaldinho 

"Tidak ada ukuran lain selain retensi paspor sebagai tindakan pemaksaan dalam menghadapi ketidakadilan yang berulang kali tidak adil, kasar dan total, ketidaktaatan dan ketidakpatuhan terhadap sistem hukum," kata jaksa penuntut.

Pengadilan di Rio Grande do Sul akhirnya memutuskan bahwa ikon sepakbola Brasil itu harus menyerahkan paspornya ketika kembali ke Brasil.

Sebuah pernyataan dari Hakim Newton Fabrício berbunyi: "Para subyek yang bertanggung jawab atas menipisnya lingkungan telah lama menghindari kepatuhan terhadap kewajiban hukum mereka, meskipun mereka memiliki sarana untuk menyelesaikannya dan merupakan tokoh masyarakat dengan daya beli tinggi yang mampu mengimbangi kerusakan lingkungan yang tetap sepenuhnya gagal. "

Ronaldinho resmi pensiun dari sepakbola awal tahun ini, karena tidak bermain secara profesional sejak meninggalkan klub Brasil, Fluminense pada 2015.

Ronaldinho tercatat 97 kali bermain untuk Brasil, mencetak 33 gol, termasuk saat masa emas negara itu menuarai Piala Dunia di Jepang dan Korea Selatan pada 2002.

Ronaldinho memulai karirnya di Eropa di klub Paris Saint-Germain setelah dibeli dari Gremio.

Nama Ronaldinho menjadi ikon sepakbola di Barcelona antara 2003 dan 2008.

Ronaldinho berada di puncak kejayaannya saat mearih Ballon d'Or tahun 2005.

Selama tiga tahun bermain dengan AC Milan, musim 2010-11 dan meninggalkan San Siro setelah memenangkan gelar Liga Serie A.

Ronaldinho yang terkenal dengan gocekan indahnya itu kembali ke Brasil dan bermain bersama Flamengo.

Kini, media-media di Brasil mempetanyakan, kemana harta kekayaan Ronaldinho mengingat ia mendapat hak eksklusif dari Nike.

Bangkrut atau menyembunyikan kekayaannya di tempat lain untuk menhindari jeratan hukum?

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved