Rizieq Shihab Diperiksa Aparat Keamanan Arab Saudi Gara-gara Bendera. Ini Penjelasan Jubir Kemenlu

Pemeriksaan tersebut terkait laporan warga negara Saudi yang melihat bendera terpasang di depan tempat tinggal Rizieq di Mekkah.

Rizieq Shihab Diperiksa Aparat Keamanan Arab Saudi Gara-gara Bendera. Ini Penjelasan Jubir Kemenlu
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Rizieq Shihab 

TRIBUNBATAM.id, MEKKAH - Kementerian Luar Negeri membenarkan kabar bahwa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sempat diperiksa aparat keamanan Arab Saudi.

Pemeriksaan tersebut terkait laporan warga negara Saudi yang melihat bendera terpasang di depan rumah Rizieq di Mekkah.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, aparat keamanan meminta keterangan Rizieq Shihab di Mekkah.

Baca: Herman Meninggal Mendadak di Parkiran Bandara Hang Nadim, Anak Istri Histeris Sambil Kejar Ambulans

Baca: Anak Dibawah Umur Dihukum Berat karena Tusuk Alat Vital, Ini Fakta Baru Tewasnya Haringga Sirla

Baca: Dikelilingi Hiu Sepanjang 1,5 Meter, Betis Seorang Peselancar Digigit Hingga Berdarah-darah

Menurut Arrmanatha, awalnya pada tanggal 5 November 2018 pihaknya menerima pengaduan dari sejumlah pihak mengenai penahanan seorang WNI atas nama Muhammad Rizieq Shihab (MRS) oleh aparat keamanan Arab Saudi.

"Dari hasil penelusuran diperoleh konfirmasi bahwa MRS sedang dimintai keterangan oleh aparat keamanan Arab Saudi di Mekkah atas dasar laporan warga negara Saudi yang melihat bendera yang terpasang di depan rumah MRS di Mekkah," ujar Arrmanatha saat dikonfirmasi, Rabu (7/11/2018).

Terkait hal itu, kata Arrmanatha, Pejabat Fungsi Kekonsuleran KJRI Jeddah telah memberikan pendampingan kekonsuleran kepada Rizieq Shihab.

"Tentunya hukum dan aturan setempat harus dihormati," kata Arrmanatha. Usai pemeriksaan, Rizieq Shihab diizinkan oleh otoritas keamanan Saudi untuk kembali ke rumahnya di Mekkah pada Selasa (6/11/2018) malam. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rizieq Shihab Diperiksa Aparat Keamanan Arab Saudi Gara-gara Bendera" 

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved