BATAM TERKINI

INGAT! Jasa Raharja Tidak Akan Beri Santunan Untuk Korban Kecelakaan Tunggal. Ini Alasannya

Jasa Rasa tidak akan memberikan santunan kepada ahli waris apabila terjadi kecelakaan lalulintas tunggal oleh si pengendara sendiri

INGAT! Jasa Raharja Tidak Akan Beri Santunan Untuk Korban Kecelakaan Tunggal. Ini Alasannya
TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORA
Kepala Unit Operasional Jasa Raharja, Cabang Kepri,Masna Firles 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jasa Rasa tidak akan memberikan santunan kepada ahli waris apabila terjadi kecelakaan lalulintas tunggal oleh si pengendara sendiri.

Kepala Unit Operasional Jasa Raharja, Cabang Kepri,Masna Firles menyampaikan, bahwa dalam Pasal 4 (1) UU No 34 Tahun 1964 menyebutkan, yang mendapat santunan Jasa Raharja ialah setiap orang yang menjadi korban baik meninggal dunia maupun cacat tetap akibat kecelakaan yang disebabkan alat angkutan lalu lintas jalan.

"Jadi santunan Jasa Raharja akan diberikan kepada korban atau ahli waris akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan, namun bukan untuk laka tunggal,"terangnya, Minggu (11/11/2018).

Baca: BERITA POPULER - 5 Berita Populer Akhir Pekan Ini; Mandi Bareng Hingga Film Hanum Rais vs Film Ahok

Baca: Link Live Streaming dan Jadwal Final Fuzhou China Open 2018: Lawan Marcus/Kevin dari China

Baca: 6 Daerah di Kepri Ini Berpotensi Hujan. Simak Info dari BMKG, Transportasi Laut Diminta Berhati-hati

Masih Masna, dalam terminologi umum, penjelasan dari Jasa Raharja mengenai Pasal 4 (1) itu menyatakan bahwa korban kecelakaan tunggal tidak akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja.

Sebab kembali ke UU No 34, korban yang mendapatkan santunan dari Jasa Raharja adalah korban yang berada di luar alat penyebab kejadian kecelakaan lalu lintas.

Apabila korban itu ada di dalam kendaraan penyebab kecelakaan lalu lintas (laka tunggal), untuk pertanggung jawabannya ada di luar jaminan Jasa Raharja.

"Lebih jelasnya, karena kecelakaan tunggal merupakan kecelakaan yang tidak berbenturan dengan kendaraan lain,"katanya.

Masna menambahkan, dalam aturan Jasa Raharja kalau kecelakaan itu terjadi karena bertabrakan dengan kendaraan lain, maka asuransinya (dana Jasa Raharja) akan bisa dicairkan.

Karena asuransinya akan diperoleh dari kendaraan lain, contohnya kendraan A akan dijamin oleh kendaraan B, begitu juga sebaliknya.

"Nah sehingga untuk kecelakaan tunggal sendiri tidak akan mendapat asuransi dari Jasa Raharja sebagai pihak yang telah diatur negara untuk mengelola asuransi kendaraan bermotor,"jelasnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved