BATAM TERKINI

Kebutuhan Telur di Kepri Jelang Natal Meningkat, Nurdin Berharap Mendag Jaga Inflasi

"Kebutuhan Kepri makin tahun makin meningkat, sesuai pertumbuhan ekonomi. Saya berharap agar pak menteri menjaga supaya harga stabil.

Kebutuhan Telur di Kepri Jelang Natal Meningkat, Nurdin Berharap Mendag Jaga Inflasi
TRIBUNBATAM
Telur Ayam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Gubernur Kepri, Nurdin Basirun berharap kepada Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, untuk menjaga inflasi kebutuhan pokok, agar tidak menganggu investasi yang ada di Kepulauan Riau.

"Pak menteri kemarin saya cek beras untuk bulog 4 sampai 5 bulan masih cukup, tapi bulog bilang itu beras impor. Ya saya harap supaya kebutuhan sembilan bahan pokok masyarakat terjangkau dan harga masih terkontrol," ujar Nurdin dalam rapat koordinasi bersama Menteri Perdagangan di Nagoya Hill Hotel. Minggu (11/11/2018).

"Kebutuhan Kepri makin tahun makin meningkat, sesuai pertumbuhan ekonomi. Saya berharap agar pak menteri menjaga supaya harga stabil. Agar inflasi tidak mengganggu investasi yang ada dan berkembang di sini," katanya.

Naiknya beras dan kebutuhan pokok lainnya, Nurdin merasa itu sangat menganggu investasi yang sedang tumbuh dan berkembang di Kepri.

"Dengan beras dan kebutuhan pokok naik, itu sangat menganggu investasi. Kita harap di lapangan ada pemantauan, pertumbuhan penduduk di Kepri cukup besar, dimana ada gula disitu ada semut," sebutnya.

"Demand di Kepri juga terus meningkat. Kami sudah coba di beberapa daerah untuk menanam padi, namun hasilnya juga berbeda, karena culture nya saja sudah beda," papar Nurdin.

Baca: Semarak Hari Kesehatan, Gubernur Kepri Ajak Masyarakat Hidup Sehat Mulai dari Diri Sendiri

Baca: Jadikan Batamindo Kawasan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJS TK Gelar Fun Walk

Baca: Pria Terseksi 2018, Idris Elba Bikin Pernyataan Mengejutkan Akui Sisi Nakal dari Dirinya

Baca: VIRAL, Kisah Gadis Manado Dinikahi Guru SMP-nya Setelah 7 Tahun Pacaran

Lanjut Nurdin, inflasi sangat berpengaruh terhadap penetapan nilai UMR hingga UMK yang berada di Kepulauan Riau.

"Apalagi pekerjaan rumah tiap tahun, penentuan UMR hingga UMK, dibanding Malaysia UMR kita lebih tinggi. Komoditas seperti beras,cabai, itu demandnya tinggi apalagi saat bulan puasa," katanya.

"Kalau daerah kami bulan puasa ya puasa, tapi demandnya meningkat. Saya harap ada komunitas yang mungkin ada kebijakan khusus untuk Kepri, karena kita bukan daerah agraria. Kepri ini 90 persen laut," ujarnya.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengatakan kenaikan inflasi di Indonesia tidaklah besar.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved