BATAM TERKINI

Batam Kekurangan Air pada Tahun 2040 atau 2045, BP Batam akan Tarik Air dari Lingga

dengan ketersediaan air yang ada saat ini, Batam akan kekurangan air pada 2040 atau 2045 mendatang.

Batam Kekurangan Air pada Tahun 2040 atau 2045, BP Batam akan Tarik Air dari Lingga
TRIBUNBATAM/ARGIANTO
Syamsul Bahrum saat memimpin Focus Group Discussion Air Terjun Jelutung Lingga, solusi atas permasalahan air bersih di Pulau Batam. 

Terkait kajian untuk kerjasama pemanfaatan air terjun Jelutung itu, sepenuhnya menjadi ranah Balai Wilayah Sungai (BWS).

Sementara itu di tempat yang sama, Bupati Lingga, Alias Wello mengatakan, potensi pemanfaatan air di Lingga terbilang besar, dan ini juga bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap air di daerah lainnya di Kepri.

"Sumber air baku di Pulau Lingga ada delapan. Di Singkep ada lima. Jadi untuk air tak ada masalah," kata Alias.

Untuk satu sumber air baku saja seperti air terjun Jelutung di Pulau Lingga, debit air pada musim kering 4.000 liter per detik. Belum lagi di musim hujan sebesar 6.000 liter per detik.

Itupun dengan debit air yang ada saat ini, masih banyak yang terbuang ke laut. Di sisi lain, Alias mengakui, pengadaan infrastruktur di daerahnya untuk pemanfaatan air tersebut masih kurang.

Jika mengandalkan Anggaran Pendapatan Asli Daerah (APBD) Kabupaten Lingga, sangat terbatas.

"Untuk infrastruktur memang berat. Makanya kami tawarkan ini (kerjasama pemanfaatan air) dengan kemampuan kami yang terbatas untuk jadi program besar," ujarnya.

Ia berharap lewat kerjasama itu, bisa memberikan kontribusi besar bagi pemasukan di masing-masing daerah. Untuk realisasinya, Alias mengharapkan bantuan anggaran dari pusat.

"Pemerintah harus hadir untuk proyek besar ini. Karena Batam identik kota industri, penduduknya semakin banyak, begitu juga dengan hotel-hotel," kata Alias. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved