Apa Kabar Megaproyek 11 Tower BJ Habibie di Batam? Inilah 5 Faktanya

Kini BJ Habibie memiliki mega proyek super blok di Batam bernama Meisterstadt Pollux Habibie Batam.

Apa Kabar Megaproyek 11 Tower BJ Habibie di Batam? Inilah 5 Faktanya
tribunbatam.id
Lokasi proyek Meisterstadt Pollux Habibie Batam di Batam kini sedang progres pembangunan tower-tower, Senin (19/11/2018). 

Prof BJ Habibie bukan lagi sosok asing bagi warga Batam. Dialah konseptor pengembangan Pulau Batam, hingga Batam berkembang seperti saat ini.

Batam adalah salah satu pulau dalam gugusan Kepulauan Riau. Batam merupakan sebuah pulau di antara 329 pulau yang terletak antara Selat Malaka dan Singapura yang secara keseluruhan membentuk wilayah Batam.

Karena langkanya catatan tertulis dari pulau ini, maka hanya ada satu literatur yang menyebut nama Batam, yaitu Traktat London yang mengatur pembagian wilayah kekuasaan antara Belanda dan Inggris. Namun, menurut para pesiar dari China, pulau ini sudah dihuni sejak 231 M ketika Singapura masih disebut Pulau Ujung.

Sebelum mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat, Batam merupakan sebuah pulau berupa hutan belantara dan terdapat kelompok-kelompok penduduk yang lebih dahulu mendiami pulau ini. Mereka bermatapencaharian sebagai nelayan dan bercocok tanam.

Pada tahun 1970-an Batam mulai dikembangkan sebagai basis logistik dan operasional untuk industri minyak dan gas bumi oleh Pertamina. Berdasarkan Kepres No 41 tahun 1973, pembangunan Batam dipercayakan kepada lembaga pemerintah yang bernama Otorita Pengembangan Industri Pulau Batam atau sekarang dikenal dengan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam).

Otorita Batam pertama kali dipimpin oleh Dr Ibnu Sutowo. Setelah 5 tahun menjabat, Ibnu Sutowo digantikan JB. Sumarlin. Sumarlin bertugas melakukan konsolidasi pembangunan Batam.

Setelah itu baru pada zaman BJ. Habibie, Pulau Batam mulai berubah pesat. Ia diantaranya membangun Jembatan Barelang yang terdiri dari enam jembatan untuk menghubungkan pulau-pulau di Batam.

Kemudian Habibie menjadi Wakil Presiden RI mendampingi Soeharto dan ia pun digantikan adiknya J.E Habibie.

Habibie merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A Tuti Marini Puspowardojo. Ayahnya yang berprofesi sebagai ahli pertanian berasal dari Gorontalo, sedangkan ibunya beretnis Jawa.

R.A Tuti Marini Puspowardojo adalah anak seorang spesialis mata di Yogya, dan ayahnya yang bernama Puspowardjojo bertugas sebagai pemilik sekolah.

BJ Habibie menikah dengan Hasri Ainun Besari pada tanggal 12 Mei 1962, dan dikaruniai dua orang putra, yaitu Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie.

Ia belajar teknik mesin di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (sekarang Institut Teknologi Bandung) pada tahun 1954. Pada 1955–1965 ia melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat.

Ia pun menerima gelar diplom ingenieur pada 1960 dan gelar doktor ingenieur pada 1965 dengan predikat summa cum laude.(pwk)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved