BATAM TERKINI

Judi Dadu di Jodoh Square Digerebek Polisi, 9 Orang Diringkus. Penghasilan Satu Hari Rp 5 Juta

sembilan orang diamankan. Lima orang pemain dan empat orang diantaranya adalah pengelola yang bertugas mengguncang dadu, mengumpulkan uang, dan memban

Judi Dadu di Jodoh Square Digerebek Polisi, 9 Orang Diringkus. Penghasilan Satu Hari Rp 5 Juta
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Sembilan tersangka badar dan pemain judi dadu saat diamankan jajaran Satreskrim Polresta Barelang 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Para pemaian judi dadu dikawasan Jodoh Square langsung lari tungang langgang ketika tim unit 1 Satreskrim Polresta Barelang datang melakukan pengerebekan, Rabu (21/11/2018) siang.

Dalam penggerebekan tersebut, ada sembilan orang diamankan. Lima orang pemain dan empat orang diantaranya adalah pengelola yang bertugas mengguncang dadu, mengumpulkan uang, dan membantu bandar.

Baca: Suami di Batam Jual Istri dan Adik Ipar ke Teman Sendiri, Alasannya Tidak Masuk Akal

Baca: Mantan Kadis PU Natuna Jadi Tesangka Korupsi Pembangunan Pasar, Begini Modus yang Dilakukan

Baca: Ketentuan Baru Penerapan Kelulusan Tes SKD CPNS 2018, BKPSDM Karimun Takut Multi Tafsir

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan melalui Kanit Unit 1 Ipda Pandu mengatakan, kesembilan tersangka tersebut masing-masing Aswardi, Edi Sunarto, Anton Supriyanto, Jamaludin, Jaman Hutabarat, Hermando, Narcelius, Rijal, dan Abdullah Lubis.

"Kita mendapatkan informasi dari masyarakat kalau ada judi dadu di sana. Akhirnya kita lakukan penggerebekan," sebut Pandu, Kamis (22/11/2018).

Dikatakan Pandu, selain Polresta Barelang, mereka juga bekerja sama dengan Kasubdit 3 Jatanras Polda Kepri. Namun untuk pemeriksaan dilakukan oleh Polresta Barelang.

Dari pengakuan tersangka kepada penyidik, lapak di kawasan teraebut hampir setiap hari beroperasi selama satu tahun terakhir. Walaupun beberapa kali digrebek, kawasan tersebut kembali dibuka.

"Jadi sudah sering diamankan, namun tutup dua hari kemudian buka lagi. Dan sekarang kami tangkap, semoga tidak ada buka lagi," lanjutnya.

Dari pengakuan salah satu pelaku, dalam satu hari, bandar bisa menghasilkan uang sebanya Rp 5 juta. Kemudian uang teraebut dibagikan kepada beberapa pengelola.

"Untuk perputaran uang minimal di sana itu Rp 5 juta semalam. Memang di sana sering orang main," sebutnya

Sembilan orang tersebut masih dimintai keterangan. Mereka dikenakan pasal 303 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.(koe)

Penulis:
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved