BATAM TERKINI

Pekerja Berharap Sembako tak Naik Setelah Gubernur Teken UMK Batam Sebesar Rp 3,8 Juta

UMK Batam 2019 ditetapkan sebesar Rp 3.806.358. Kenaikan UMK ini disambut positif sejumlah pekerja di Batam. Meskipun besarannya tak sampaiRp 4juta.

Pekerja Berharap Sembako tak Naik Setelah Gubernur Teken UMK Batam Sebesar Rp 3,8 Juta
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Ratusan anggota serikat pekerja menggelar unjuk rasa ke kantor Walikota, Rabu (31/10/2018). foto ilustrasi. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- UMK Batam 2019 ditetapkan sebesar Rp 3.806.358. Kenaikan UMK ini disambut positif sejumlah pekerja di Batam. Meskipun besarannya tak mencapai Rp 4 jutaan.

Ibi misalnya. Perempuan yang bekerja di kawasan Batam Center ini senang, UMK Batam mengalami peningkatan. Ia berharap, peningkatan itu juga berdampak pada upah kerjanya di perusahaan.

"Senanglah UMK naik," kata Ibi kepada Tribun, Kamis (22/11/2018).

Meski naik, tetap ada harapan yang ingin disampaikannya kepada pemerintah. Terutama menjaga agar harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil.

Baca: UMK Batam 2019 Ditetapkan Rp 3.806.358, Begini Tanggapan Pekerja di Batam

Baca: Tak Mampu Melayani, Suami Jual Istri dan Adik Ipar di Batam

Baca: Jatuh Sakit Angel Lelga Batal Diperiksa Polisi Terkait Laporkan Vicky Prasetyo Atas 3 Tuduhan

"Harus sesuailah. Jangan gaji naik, harga-harga juga naik. Sama saja kalau seperti itu," ujarnya.
Dengan gaji yang ada saat ini saja, dia sudah berpikir keras mengatur keuangannya. Agar kebutuhan dan pendapatan tetap seimbang. Apalagi Ibi tinggal indekos di Batam.

"Bayar kos saja Rp 450 ribu per bulan. Belum untuk lainnya," kata Ibi.

Vai, pekerja lainnya juga berpendapat serupa. Ia senang UMK Batam naik.
"Tapi harga-harga harus tetap stabil," ujarnya.

Sementara itu, di tempat terpisah Darmin warga Batuaji mengakui, bahwa kenaikan UMK tahun 2019 sebesar 8,03 persen sudah sangat lumayan.Sebab sudah sangat membantu untuk kebutuhan ekonomi.

"Naiknya UMK sebesar 8,03 persen itu sudah sangat lumayan, namun kalau bisa harga sembako jangan ikut naik juga. Sebab sama saja tidak ada gunanya jika kebutuhan sembako juga naik.Mending tidak usah naik UMK, tapi kebutuhan sembako terjangkau dan diperhatikan pemerintah,"katanya.

Dia juga berharap dengan naiknya UMK 2019 harga sembako tidak mengalami kenaikan dan masih seperti biasanya.Karena jikalau naik UMK dan kebutuhan sembako naik, sama saja tidak dapat dirasakan naiknya UMK tersebut.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved