ANAMBAS TERKINI

Soal Insentif Guru TPQ, Dhannun : Masak Iya Mendata Guru TPQ Sampai Tiga Tahun Lamanya

Anggota DPRD Anambas ini gusar karena sampai kini, belum ada bukti nyata adanya rencana untuk memberikan penghargaan kepada guru-guru ngaji ini

Soal Insentif Guru TPQ, Dhannun : Masak Iya Mendata Guru TPQ Sampai Tiga Tahun Lamanya
TribunBatam/Septyan Mulia Rohman.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas H. Dhannun 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Dhannun, mempertanyakan komitmen Pemerintah Daerah dalam memberikan insentif kepada guru Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) di Anambas.

Ia gusar karena sampai saat ini, belum ada bukti nyata adanya rencana untuk memberikan penghargaan kepada guru-guru ngaji ini.

"Saya kembali mengingatkan soal guru TPQ ini," ujar Dhannun, Rabu (28/11/2018).

Baca: CPNS 2018 - Tunggu Verifikasi BKN, Nama Peserta SKB CPNS 2018 Bisa Cek Lewat Instansi Tempat Daftar

Baca: Diduga Cekcok dengan Istri, Pria di Lampung Ini Ditemukan Gantung Diri Rabu Pagi

Baca: Viral! Kabar Pernikahan Crazy Rich Surabaya Jusup-Clarissa, Dari Souvenir Emas Hingga Carter Pesawat

Baca: BARELANG MARATHON 2018 - Pelajar Antusias Ikut Barelang Marathon, Frida Rembet Jadi Peserta Tertua

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menjelaskan, upaya agar program tersebut bisa terealisasi setidaknya pada tahun 2019 sudah dilakukan.

Mulai dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat sampai dengan mengkomunikasikan hal ini dengan Bupati Anambas, Abdul Haris secara langsung saat sama-sama berada di Matak.

Dari komunikasi ‎awal sekali diketahui kalau Pemerintah Daerah akan mendata terlebih dahulu jumlah guru ngaji yang tersebar pada sejumlah desa dan kecamatan yang ada di Anambas.

"Apa iya mendata sampai menunggu sampai tiga tahun lamanya. Saya hanya menyampaikan amanah," ungkap Sekretaris fraksi PPP Plus ini seraya mengatakan kalau ini pendapat pribadinya sebagai anggota dewan.

Ia berharap program untuk sejumlah guru ngaji di Anambas ini dapat direalisasikan tahun 2019.

Selain masih menunggu data valid dari Pemerintah Daerah tentang berapa jumlah guru ngaji yang ada di Anambas, pihaknya juga menunggu apakah hal tersebut diusulkan pada bagian berwenang serta berkaitan dengan hal ini di Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Mudah-mudahan bisa direalisasikan lah. Itu saja harapan saya," katanya.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved