KNKT Sebut Lion Air PK-LQP Tak Layak Terbang, Pihak Lion Air Ancam Tempuh Jalur Hukum

Lion Air membantah pernyataan KNKT bahwa Boeing 737 MAX-8 milik Lion Air nomor registrasi PK LQP yang jatuh di perairan Karawang tak layak terbang.

KNKT Sebut Lion Air PK-LQP Tak Layak Terbang, Pihak Lion Air Ancam Tempuh Jalur Hukum
ISTIMEWA/TRIBUN JABAR
Lion Air 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Pihak Lion Air membantah pernyataan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bahwa Boeing 737 MAX-8 milik Lion Air nomor registrasi PK LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, 29 Oktober lalu tidak laik terbang.

Direktur Utama Lion Air Edward Sirait mengaku baru mendengar pernyataan KNKT melalu media massa.

Ia meminta KNKT klarifikasi secara tertulis.

Jika tidak, pihak Lion Air bakal mengambil sejumlah langkah, termasuk menempuh jalur hukum.

"Pernyataan ini menurut kami tidak benar. Dan pesawat itu dari Denpasar dirilis dan dinyatakan laik terbang. Sesuai dengan dokumen dan apa yang sudah dilakukan oleh teknisi kami," ujar Edward Sirait di Jakarta, Rabu (28/11/2018) malam.

Baca: Selama 11 Menit Hidung Pesawat Lion Air JT610 Turun 24 Kali hingga Akhirnya Hilang Kendali

Baca: Penerbangan Lion Air dari Batam ke Sejumlah Rute Delay. Penumpang: Sudah Buru-buru Ternyata Delay

Baca: Lion Air PK-LQP Disebut Tak Layak Terbang Sejak Tempuh Rute Denpasar-Jakarta. Simak Penjelasan KNKT

Baca: KNKT Sebut 6 Masalah Ini Dialami Lion Air PK-LQP JT610 Sejak Tiga Hari Sebelum Jatuh

"Kita akan meminta klarifikasi secara dival besok (hari ini) karena ini tendensius. Ini bisa membuat persepsi dan juga terhadap kejadian yang ada bisa berbeda," sambungnya.

Selain itu, Edward menanggapi dua rekomendasi KNKT terhadap Lion Air.

Pertama, KNKT meminta Lion Air menjamin implementasi Operation Manual part A subchapter 1.4.2 dalam rangka meningkatkan budaya keselamatan dan menjamin pilot dapat mengambil keputusan untuk melanjutkan penerbangan.

Kedua, KNKT meminta Lion Air untuk menjamin semua dokumen operasional diisi dan didokumentasikan secara tepat.

"Apa pun rekomendasi yang diberikan Kemenhub dan KNKT, kami sudah dan akan melakukan tindak lanjut. Mengenai budaya keselamatan, itu sebenarnya sebelum-sebelumnya sudah melakukan terus-menerus di lingkungan Lion Air," katanya.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved