Breaking News:

Pemilik Batik Keris Solo Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Farrer Park Hospital Singapura

Pemilik Batik Keris Solo, Handianto Tjokrosaputro (57), telah menghembuskan nafas terakhirnya di Farrer Park Hospital Singapura, Minggu (2/12/2018) pa

KONTAN
Pemilik Batik Keris Solo, Handianto Tjokrosaputro, semasa hidup 

TRIBUNBATAM.id - Pemilik Batik Keris Solo, Handianto Tjokrosaputro (57), telah menghembuskan nafas terakhirnya di Farrer Park Hospital Singapura, Minggu (2/12/2018) pagi.

"Sekitar satu tahun yang lalu Almarhum sempat mengidap sakit, sempat membaik keadaannya, namun akhirnya meninggal dunia tadi pagi," terang tokoh Tionghoa Solo, Sumartono Hadinoto, kepada Tribunsolo.com, Minggu (2/12/2018).

Pihaknya juga mengatakan, sebelum meninggal, Handianto tengah menjalani perawatan di rumah sakit Singapura tersebut kurang lebih selama tiga bulan.

Baca: Jerman dan Belanda Satu Grup, 55 Negara Hadiri Undian Kualifikasi Euro 2020

Baca: Sebelum Meninggal Dunia, Idris Peserta Reuni 212 Sempat Terjebak Dua Jam di Tugu Tani

Baca: Persija Kalahkan Bali United. Geser PSM di Puncak Klasemen Liga 1 2018

Sumartono yang merupakan adik ipar Ny Handianto Tjokrosaputro, juga menerangkan Handianto tutup usia pada usia 57 tahun.

Rencananya jenazah Handianto akan diterbangkan dari Singapura pada pukul 08.00 WIB.

Dan akan sampai di Surakarta pada pukul 08.30 WIB kemudian setelah itu jenazah akan disemayamkan di rumah duka Thiong Ting Solo

Dan juga rencananya jenazah akan dikeramasi di Krematorium, Delingan, Karanganyar, pada hari Kamis 6 Desember 2018.

"Itu baru rencana, sembari menunggu keluarga Almarhum untuk berkumpul," tutupnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Pemilik Batik Keris Solo Meninggal di Singapura, Akan Dikremasi di Krematorium Delingan Karanganyar

Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved