Raider Kostrad, Pasukan Elit yang Dikerahkan untuk Memburu KKB

Selain menerjunkan tim gabungan TNI-Polri berkekuatan 70 personel, Panglima TNI juga mengirim 1 SSK Yonif 751 Raider.

Raider Kostrad, Pasukan Elit yang Dikerahkan untuk Memburu KKB
Kostrad.mil.id
Pasukan Raider Kostrad sedang berlatih patroli di rawa-rawa. 

Uniknya pasukan Raider ketika bertempur untuk menumpas musuh yang bertempur secara gerilya juga menggunakan taktik tempur gerilya (counter guerilla warfare) tapi dalam posisi sebagai pasukan pemburu.

Ketika bertempur di hutan secara senyap, pasukan Raider yang telah mendapat pelatihan khusus ala pasukan komando Kopassus itu, menggunakan senjata khusus yang lebih ringkas dan pendek buatan PT Pindad, yakni senapan serbu SS-1 R5.

Senapan prajurit Raider
Senapan prajurit Raider ()

Selain memiliki berat yang jauh lebih ringan dibandingkan senapan serbu SS-1, SS-1 R5 juga dilengkapi teleskop bidik sehingga bisa menjamin akurasi tembakan dalam pertempuran dan amunisi yang digunakan bisa lebih efesien.

 
Ketika sedang bertempur setiap pasukan Raider memang didoktrin untuk menembakkan peluru secara hemat, oleh karena itu senjata juga hanya digunakan jika sasarannya sudah jelas.

Maklum dalam pertempuran di hutan dalam jangka panjang, pasukan Raider kadang kesulitan mendapatkan logistik baik berupa makanan maupun amunisi sehingga pemakaian logistik tempur betul-betul harus cermat dan hemat.

PENGELANA HUTAN

Sebagai pasukan antigerilya yang lebih banyak berada di hutan-hutan lebat, pasukan Raider juga dikenal sebagai pasukan yang bisa tidur nyenyak dalam guyuran hujan lebat meskipun hanya berlindung di bawah selembar matras.

Pasukan Raider tidur fi bawah matras saat hujan
Pasukan Raider tidur fi bawah matras saat hujan ()

Selain itu pasukan Raider juga dikenal pasukan yang paling kuat berjalan kaki ratusan km jaraknya, mengingat tugas utamanya adalah memburu gerilyawan musuh tanpa mengenal berhenti.

Oleh karena itu di setiap markas Batalyon Raider, setiap hari selalu diadakan latihan lari siang menempuh jarak hingga puluhan km demi memelihara kemampaun setiap personel Raider tetap prima.

Latihan lari siang menempuh jarak jauh ini, demi membina fisik dan mental, tetap dilakukan meskipun para prajurit Raider sedang menjalankan ibadah puasa.

Kemampuan pasukan Raider dalam menumpas gerilyawan tak perlu diragukan lagi.

Sebagai contoh pada 7 Juni 2014. Anggota Raider 751/Vira Jaya Sakti Kodam XVII/Cenderawasih berhasil menembak mati Komandan Organisasi Papua Merdeka. (Pengamat militer dan mantan wartawan Angkasa, Agustinus Winardi)

Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved