BATAM TERKINI

Singapura Jadi Market Strategis Batam International Culture Carnival, 70% Wisman Masuk dari Kepri

Perhelatan yang masuk ke dalam Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) itu diharapkan menjadi atraksi unggulan bagi pintu masuk wisa

Singapura Jadi Market Strategis Batam International Culture Carnival, 70% Wisman Masuk dari Kepri
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
salah satu peserta yang tampil di Batam International Culture Carnival 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Harapan besar muncul terhadap Batam International Culture Carnival (BICC) 2018.

Perhelatan yang masuk ke dalam Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) itu diharapkan menjadi atraksi unggulan bagi pintu masuk wisatawan di Kepulauan Riau (Kepri), Batam.

"Ini event yang peluangnya berkembang besar. Kami tetapkan sebagai Calender of Event juga karena di sini ada kekuatan besarnya masuk wisatawan dari Singapura. Seperti kita tahu semua bahwa, Kepri atau Batam adalah lokasi yang cocok untuk kedatangan Hub Singapura," ujar Ketua CoE Kemenpar, Esthy Reko Astuti di acara jumpa pers BICC di Nagoya Hotel, Batam.

Acara BICC sendiri dilaksanakan dari tanggal 8 hingga 9 Desember 2018 di Batam, Kepri.

Lebih lanjut Esthy mengatakan secara wilayah Batam sangat seksi bagi wisatawan mancanegara. Maka dari itu, ini menjadi salah satu kekuatan BICC untuk terus berkembang dari tahun ke tahun.

Sejumlah peserta memperkenalkan busana Suku Laut dalam Batam Internasional Culture Carnival
Sejumlah peserta memperkenalkan busana Suku Laut dalam Batam Internasional Culture Carnival (TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA)

Sebab di pariwisata, salah satu faktor yang penting adalah proximity atau kedekatan, baik jarak maupun budaya. Maka, Singapura menjadi target market yang ideal bagi event BICC.

Terlebih, bukan hanya orang-orang Singapura yang bisa dijaring, ekspatriat yang bekerja di sana juga masuk dalam target, baik dari China, India, maupun negara lain di dunia.

Ini merupakan alasan pentingnya Kepri untuk menjaring wisatawan asal Singapura yang juga terlihat dari data di Kemenpar yakni 70 persen wisman masuk melalui Kepri.

"Sedangkan 30 persen nya masuk ke destinasi lainnya. Oleh karena itu, Singapura menjadi market yang strategis buat event ini, karena Singapura sudah menjadi Hub (penghubung, red) bagi negara lain," ungkap Esthy.

Baca: 65 Orang Pencaker Korban Penipuan MS Pasrah, Hanya Terima Sisa Uang Rp 400 ribu

Baca: Pakaian Suku Laut Ikut Semarakan Batam Internasional Culture Carnival, Bayi Pun Tampil Memukau

Baca: Kampung Bule Dipadati Pengunjung, Topomore Ajak Pengunjung Bernyanyi

Baca: Tinggal Bawa Badan Saja, Pemerintah Bantu 10 Kapal untuk Nelayan Tangkap Tradisional Anambas

Wanita yang juga menjabat sebagai Staff Ahli Menteri Bidang Multikultural itu menjelaskan bahwa pasar Singapura memang sangat menggoda buat Indonesia. Estimasi jumlah orang asing yang masuk via bandara Singapura atau Hub Singapura selama 12 bulan terakhir mencapai 12 juta pax.

Halaman
12
Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved