TANJUNGPINANG TERKINI

BREAKING NEWS. Kejati Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi di BPDB Kepri, Keduanya PNS

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri akhirnya menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi BPBD Provinsi Kepri, Senin (10/12/2018)

BREAKING NEWS. Kejati Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi di BPDB Kepri, Keduanya PNS
TRIBUNBATAM.id/WAHIB WAFA
Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Asri Agung Putra (kiri) saat ekspos tersangka Korupsi BPBD Kepri, Senin (10/12/2018) 

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPINANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri akhirnya menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi BPBD Provinsi Kepri, Senin (10/12/2018).

Dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka ini masih berstatus PNS yang berdinas di pemerintah Pemprov Kepri.

"Kita tetapkan tersangka berinisial EI (Edi Irawan) dan MR ( Maruli) jadi tersangka kasus dugaan korupsi jumlah penyelenggaraan kegiatan BPBD dari tahun 2013 hingga tahun 2016," kata Kejati Kepri Asri Agung Putra saat menggelar press release di lantai 2 Kejati Kepri, Senin (10/12/2018).

Baca: Selain Gading Marten, Inilah Daftar Lengkap Peraih Piala Citra atau Pemenang FFI 2018

Baca: Bupati Bintan Resmikan Kantor Cabang BTN di Tanjunguban. Apri Sujadi: Mudah-mudahan Memberi Manfaat

Baca: Hari Ini Kejati Kepri Rencananya Umumkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di BPBD Provinsi Kepri

Kejati mengatakan, Ade Irawan saat itu bertindak sebagai kepala BPDB dan Maruli sebagai bendaharanya.

Keduanya diduga memalsukan atau membuat kegiatan fiktif atas sejumlah perjalanan dinas yang dilaksanakan BPBD.

"Dalam pelaksanaan perjalanan dinas terdapat beberapa penggunaan nama-nama fiktif kemudian ditemukan dokumen pertanggungjawaban yang tidak memadai sehingga dana tersebut tidak dipergunakan atau tidak sesuai dengan keperluannya," katanya.

Untuk sementara sembari menunggu audit dari BPK, Kejati Kepri memperkirakan kerugian negara mencapai Rp 1.276.895.132 atau 1,2 Miliar.

"Tak menutup kemungkinan dalam proses pengembangan penyidikan ada beberapa kegiatan lain yang kita duga menyalahi aturan," kata nya didampingi Wakajati Muhammad Taufik, Aspidsus Kejati Kepri Fery Tas dan Asintel Martono.(wfa)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved