Hakim Perintahkan Tjipta Fudjiarta Ditahan, Lapas dan Rutan Belum Terima Pelimpahan dari Jaksa

Lapas Barlang dan Rutan Batam memastikan Jaksa tidak menitipkan atau menyerahkan Tjipta Fudjiarta. sampai saat ini belum menerima berkas terpidana pen

Hakim Perintahkan Tjipta Fudjiarta Ditahan, Lapas dan Rutan Belum Terima Pelimpahan dari Jaksa
TRIBUNBATAM.id/ZABUR
Tjipta Fujiarta saat mengikuti sidang sebagai terdakwa dalam perkara penipuan dan penggelapan kepemilikan Hotel BCC Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perintah Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam untuk menahan Tjipta Fudjiarta dalam sidang yang digelar Selasa (11/12/2018) malam, tidak langsung dilaksanakan Jaksa Penuntut Umum.

Tjipta Fudjiarta sendiri dihukum tiga tahun penjara oleh Majelis Hakim yang dipimpin Majelis Hakim Taufik Abdul Halim Nainggolan dan dua Hakim anggota Yona Lamerossa Ketaren dan Jaksel , karena terbukti melakukan penipuan pembelian saham BCC Hotel.

Apakah terpidana penipuan saham BCC Hotel itu sudah ditahan atau  belum, pihak Lapas Barlang dan Rutan Batam memastikan Jaksa tidak menitipkan atau menyerahkan Tjipta Fudjiarta.

Lapas kelas IIA Barelang Batam, sampai saat ini belum menerima berkas terpidana penipuan saham BCC Hotel Tjipta Fudjiarta yang divonis tiga tahun penjara itu.

Baca: Terkait Pengadilan Perintah Penahanan Tjipta Fudjiarta, Jaksa Enggan Bicara

Baca: Usai Divonis, Tjipta Fudjiarta Dibawa dengan Mobil Pribadi. Alfonso Tuding Jaksa Tidak Taat Hukum

Baca: Tjipta Fudjiarta Divonis 3 Tahun Penjara, Hakim Perintahkan BCC Hotel Dikembalikan ke Conti Chandra

Baca: Pengacara Tjipta Fudjiarta: Keterangan Saksi Tak Cukup Buktikan Kesalahan Terdakwa

"Sampai saat ini untuk terpidana penipuan saham BCC Hotel Tjipta Fudjiarta, tidak ada masuk ke Lapas, orangnya juga tidak ada dikirim ke Lapas," kata Kepala Llapas Barelang Surianto, melalui Iyan Patmos, kepala pengaman Lapas kelas IIA Barelang Batam, Rabu (12/12/2018)

Dia menjelaskan kemungkinan berkasnya masih di Jaksa dan Tjipta masih di tahan di Rutan Barelang.

"Kalau terdakwa belum ada di Lapas, tapi tidak tau juga apakah di taruh di Rutan," kata Iyan.

Iyan menjelaskan saat ini kondisi Lapas yang sudah over kapasitas, banyak narapidana yang hukumannya di bawah lima tahun dititipkan di Rutan.

"Di Lapas ini narapidana rata-rata hukumannya lima tahun ke atas, di samping itu kapasitas Lapas sendiri sudah over kapasitas," kata Iyan.

Hal senada juga disampaikan pihak Rutan Batam, yang mengaku belum menerima berkas atau Tjipta Fudjiarta terpidana penupuan BCC Hotel setelah di vonis tiga tahun oleh Pengadilan Negeri Batam.

"Sampai saat ini untuk terpidana penipuan saham BCC Hotel Tjipta Fudjiarta, tidak ada masuk ke Rutan, orangnya juga tidak ada dikirim ke Rutan," kata Kepala Rutan Barelang, Robinson, Rabu (12/12/2018)

Robin mengatakan sampai detik ini pihak Rutan tidak ada menerima berkas atau tahana atas nama Tjipta Fudjiarta.

"Belum ada kita terima,"kata Robinson.

Robinson mengatakan bahwa sampai hari ini pihak bahwa yang bersangkutan tidak ada di dalam rutan."Kita belum terima berkas dan terdakwanya," Kata Robinson.(ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved