Jalan Diblokir Warga Diusir, Simak Kesaksian Warga saat Perusakan Polsek Ciracas di Jakarta Timur

Peristiwa pembakaran dan perusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, oleh ratusan orang menimbulkan ketakutan terhadap warga sekitar.

KOMPAS.com/Ryana Aryadita
Polsek Ciracas, Jakarta Timur usai dibakar sekelompok massa, Rabu (12/12/2018) 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Peristiwa pembakaran dan perusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, oleh ratusan orang menimbulkan ketakutan terhadap warga sekitar.

Salah satu warga di sekitar lokasi kejadian, S (72), mengatakan, massa sudah mulai berdatangan sejak pukul 22.00 WIB.

Mereka mengendarai sepeda motor dan kendaraan roda empat.

Massa datang dari arah Pasar Rebo dan mulai memarkirkan kendaraannya di Jalan Raya Bogor, tepatnya di depan markas Polsek Ciracas, hingga membuat jalan tertutup dan tak bisa dilintasi kendaraan lain.

"Datang dari arah sana (Pasar Rebo). Parkir motor semua di jalan sini. Di Pasar Rebo ditutup, di sana ditutup. Sama dia itu, pendemo (massa). Enggak boleh ada mobil yang lewat," ujar S saat ditemui Kompas.com, Rabu (12/12/2018).

Warga yang penasaran dan ingin melihat kejadian ini pun diusir oleh orang-orang tersebut, bahkan ponsel warga yang sedang merekam turut diambil.

Baca: Dipicu Cekcok Mulut, Simak 8 Fakta Pengeroyokan 2 Anggota TNI Berseragam Dinas Oleh 7 Juru Parkir

Baca: Polsek Ciracas Diserang 200 Orang, Diduga Dipicu Kasus Pengeroyokan TNI Oleh Juru Parkir

Baca: Ditusuk Orang Tak Dikenal hingga Tembus Paru-paru, Begini Nasib Seorang Driver Ojol di Bali

Baca: HARBOLNAS 2018 - Promo 12.12 di Lazada, Ini Dia Jenis Barang Terlaris Saat Harbolnas 2018

"Diambil HP-nya, enggak boleh direkam. Kita enggak ada yang berani deket sih, diusirin pada. Saya enggak berani dekat, saya di sini (pinggir kali). Yang dekat diusir," ujarnya.

.
Sisa-sisa pengrusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur mulai dibersihkan, Rabu (12/12/2018) Sisa-sisa pengrusakan Polsek Ciracas, Jakarta Timur mulai dibersihkan, Rabu (12/12/2018)(KOMPAS.com/Ryana Aryadita)

Saat kejadian berlangsung, lampu mapolsek dimatikan sebelum perusakan berlangsung.

"Warga enggak ada yang berani. Urusannya dia sama polsek saja, warga enggak ada. Kita sih asal diuber pada larian," kata dia.

Warga lainnya, R, menyebut melihat sekitar 200 orang berpakaian preman sudah mengepung Polsek Ciracas.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved