BATAM TERKINI

TERUNGKAP! Ini Identitas Mayat Mr X yang Diantar ke IGD RSUD Embung Fatimah & Ditinggal Pengantarnya

Identitas mayat MR X yang sebelumnya sempat tertahan di kamar jenazah RSUD Embung Fatimah akhirnya terungkap. Dia adalah warga Tanjungpiayu, Batam.

TERUNGKAP! Ini Identitas Mayat Mr X yang Diantar ke IGD RSUD Embung Fatimah & Ditinggal Pengantarnya
Tribunnews.com
Ilustrasi Mayat 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Identitas mayat MR X yang sebelumnya sempat tertahan di kamar jenazah RSUD Embung Fatimah akhirnya terungkap.

Mayat pria yang diantar pengendara mobil Agya BP 1254 ME tersebut bernama Erikson Siburian (23) yang merupakan warga Perumahan Puri Agung Tahap I, Tanjungpiayu.

Erikson ternyata satu dari empat orang pelaku percobaan pencurian Travo listrik di Gardu Portal BTS Merapi subur Kecamatan Sagulung, Rabu (13/12/2018) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe mengungkapkan, keempat pelaku merupakan tim spesialis pencurian kabel listrik.

Keempatnya yakni Sopian Pardede als Pian (31), warga Perumahan Puri Agung Tahap I,Luhut Pangomoan Purba Als Luhut (37) warga Perumahan MKGR Batuaji, Arnold Sinambela Als Arnold (21) , warga Perumahan Puri Agung Tahap I, Erikson Siburian (23) yang meninggal dan diantar ke RSUD EF.

Ke empat pelaku awalnya menyewa mobil Agya BP 1254 ME dan berangkat dari Tanjungpiayu hendak melakukan pencurian kabel listrik di Sagulung.

Baca: Hari Ini, Pegawai BP Batam Tetap Bekerja Seperti Biasa

Baca: KPU Sebut Pemilih Terbanyak di Batam Ada di Kecamatan Sagulung Yakni 115.144 Pemilih

Baca: Rahasia Sukses Bos-bos Besar di Indonesia Berdasarkan Survei Kalibrr

Baca: Berhasil Amankan 4 Kg Sabu, 17 Anggota Polisi Justru Dicopot dan Dimutasi. Ternyata Ini Penyebabnya!

Baca: Jelang Natal, Tim Satgas Pangan Sidak Gudang Sembako di Batam. Ini Hasilnya

Untuk melaksanakan aksinya ke empat pelaku memiliki peran masing-masing

Erikson, korban mneinggal dunia bertugas memotong kabel bertegangan tinggi dan memanjat gardu listrik, sementara dua orang temannya menunggu di bawah, satu orang bertugas sebagai supir.

"Kurang dari 10 menit setelah Erikson memanjat dan baru hendak memotong kabel listrik Erikson langsung terjatuh dan meninggal di tempat," kata Syafruddin.

Melihat teman merek meninggal dunia, keempat teman Erikson langsung memasukkan ke dalam mobil dan membawanya ke RSUD EF. "Setelah sampai di Ruang IGD RSUD EF, ketiga pelaku langsung pergi dan meninggalkan mayat Erikson di IGD RSUD EF," kata Syafruddin.

Erikson diantar ke RSUD EF sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, setelah mengantarkan Erikson ke sakit rumah, ke tiga temannya langsung memberitahukan bahwa Erikson mengalami kecelakaan dan sedang berada di ESUD EF.

Selanjutnya para pelaku berpencar, ada yang di Tanjungpiayu, ada yang di kampung Aceh.

"Jadi para pelaku kita amankan di tempat berbeda, setelah mendapatkan alamat mobil Agya yang mereka gunakan dan kita lakukan pengembangan," kata Syafruddin. (ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved