Pencarian Pesawat Lion Air JT 610 Kembali Dilakukan, Lion Air Datangkan Kapal Canggih dari Singapura

Manajemen Lion Air mengabulkan permintaan keluarga korban jatuhnya pesawat JT 610, untuk melakukan pencarian ulang di perairan Tanjung Karawang,

Pencarian Pesawat Lion Air JT 610 Kembali Dilakukan, Lion Air Datangkan Kapal Canggih dari Singapura
KOMPAS.com/DAVID PURBA
Pasukan Intai Amfibi, Denjaka, tim investigator dari KNKT Indonesia, Singapuran, serta tim ahli Boeing memeriksa lokasi yang diduga terdapat Cocpit Voice Recorder (CVR) Lion Air JT 610, di perairan Tanjung Karawang, Sabtu (3/11/2018). 

TRIBUNBATAM.id, PANGKAL PINANG - Manajemen Lion Air mengabulkan permintaan keluarga korban jatuhnya pesawat JT 610, untuk melakukan pencarian ulang di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Sebuah kapal canggih MPV Everest dari Singapura bakal dikerahkan mencari korban yang tersisa. Selain pengerahan kapal MPV Everest, pihak Lion Air juga mengabulkan permintaan untuk penayangan rekaman kamera pemantau saat para penumpang JT 610 menaiki pesawat.

Insurance Officer Lion Air, Ganjar, mengatakan, permintaan untuk pencarian ulang dan penayangan kamera pemantau bisa dipenuhi manajemen Lion Air.

Baca: BERITA PERSIB - 5 Pemain dari 3 Klub Degradasi Liga 1 Ini Layak Gabung Persib? Simak Ulasannya

Baca: JOD Social Bar Hadir di Batam. Usung Konsep Indoor dan Live Show Setiap Hari

Baca: Soal 4 Poin Hasil Rapat Terbatas di Istana Negara, Ini Kata Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo

Baca: Ngaku Dipukul Duluan, Begini Cerita Orangtua Pasutri Tukang Parkir yang Keroyok Anggota TNI

Namun, untuk permintaan penghapusan larangan gugatan dalam klausul asuransi tidak bisa dikabulkan.

"Pencarian ulang sedang dipersiapkan menggunakan kapal dari Singapura. Kalau klausul yang diasuransi sifatnya sudah baku," kata Ganjar, dalam pertemuan di kantor DPRD Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (13/12/2018).

Ketua DPRD Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya menyatakan kekecewaan karena pertemuan akhirnya menemui jalan buntu.

Pihak maskapai tidak bersedia memenuhi semua tuntutan yang diajukan keluarga korban.

"Dari tiga tuntutan, dua yang dikabulkan yakni soal pencarian ulang menggunakan kapal lebih canggih serta penayangan rekaman CCTV. Tadi sama-sama kita dengar semuanya dibahas," ujar Didit.

Sebagaimana diketahui, pesawat Lion Air JT 610 jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, dalam penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang.

Sebagian besar yang menjadi korban dalam kejadian itu warga dan pegawai yang bekerja di Kepulauan Bangka Belitung. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lion Air Datangkan Kapal Canggih dari Singapura untuk Pencarian Ulang di Tanjung Karawang" 

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved