BATAM TERKINI

Dampak Perubahan Kepala BP Batam Ex-Officio Wali Kota, Proyek Jangka Panjang Ditunda

Perubahan yang terjadi di internal Badan Pengusahaan (BP) Batam, berdampak pada sejumlah proyek jangka panjang yang akan dikerjakan BP Batam.

Dampak Perubahan Kepala BP Batam Ex-Officio Wali Kota, Proyek Jangka Panjang Ditunda
foto humas BP Batam
Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo menerima penghargaan Indonesia Awards 2018 yang diselenggarakan iNews TV di iNews Tower, MNC Centre, Jakarta, Kamis, (15/11) malam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perubahan yang terjadi di internal Badan Pengusahaan (BP) Batam, berdampak pada sejumlah proyek jangka panjang yang akan dikerjakan BP Batam.

Terutama proyek dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Proyek-proyek itu bakal ditunda. Seperti tender pengelolaan Waduk Tembesi, dan tender pengembangan Bandara Hang Nadim dengan skema KPBU.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, penundaan ini dilakukan sampai diterbitkannya regulasi baru, yang mengatur pelaksanaan rangkap jabatan Kepala BP Batam secara ex-officio Wali Kota.

"Kita tidak tahu regulasinya kapan keluar. Saya juga sudah minta arahan dari Pak Menko Perekonomian, untuk ditunda sampai menjadi jelas. Bukan dibatalkan ya," kata Lukita, Senin (17/12/2018) di Pelabuhan Batuampar.

Baca: Solar Ekstra Realisasi 2015 Raib Misterius, Tiga Bulan Nelayan di Bintan Menganggur

Baca: Live Streaming Pelauw Putra vs Persipura Jayapura di Piala Indonesia 2018, Selasa Pukul 15.00 WIB

Baca: Mahasiswa Diharapkan Mampu Peduli Sesama, Perayaan Natal UKMK UPB di GPI Kavling Lama

Baca: Video Detik-detik Pebalap Mohd Hafiz Nor Azzman Tewas Tabrakan dengan Rekan Satu Timnya Saat Balapan

Sebab untuk proyek dengan skema KPBU, misalnya, pimpinan selanjutnya harus bertanggungjawab pada kriteria, nilai investasi dan lain sebagainya.

Beberapa pertimbangan inilah, yang membuat Lukita meminta kepada Menko Perekonomian RI, Darmin Nasution selaku Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, agar dilakukan penundaan.

"Pimpinan selanjutnya belum tentu mau menerima apa yang menjadi perhitungan kami. Daripada nanti jadi sesuatu yang kurang baik, lebih baik kita tunggu dulu. Karena ini berkaitan dengan kontrak jangka panjang. Kemungkinan bisa diatas 20 tahun. Makanya ini perlu diambilalih orang yang betul-betul jadi pimpinan BP Batam," ujarnya.

Namun jika proyek itu dinilai masih ada waktu sesuai jadwal pelaksanaannya, Lukita akan meminta izin kepada pimpinan, dalam hal ini Dewan Kawasan, apakah bisa diteruskan atau tidak.

"Karena sayang kan. Seperti tender untuk pengelolaan Waduk Tembesi, sudah 37 investor yang tertarik. Kalau Bandara, sudah ada belasan yang tertarik," kata Mantan Sekretaris Menko Perekonomian RI ini.

"Tapi tentu kami tidak bisa melanjutkan sampai selesai kalau jangka waktunya pendek. Makanya lebih baik ditunda," sambung Lukita.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved