Beri Mahar Perlengkapan Sholat dan Cincin, Simak Kisah Cinta Nur Khamid dan Bule Cantik Asal Inggris

Nur Khamid (26), seorang pria asal Magelang, Jawa Tengah, menikahi wanita asal Inggris bernama Polly Alexandrea Robinson (21).

Beri Mahar Perlengkapan Sholat dan Cincin, Simak Kisah Cinta Nur Khamid dan Bule Cantik Asal Inggris
Facebook.com/Baiq WinaNisa
Karna Radheya dan Polly Alexandria Robinson 

TRIBUNBATAM.id, MAGELANG - Kabar pernikahan pasangan Nur Khamid (26), seorang pria asal Magelang, Jawa Tengah, dengan wanita asal Inggris bernama Polly Alexandrea Robinson (21) menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Sebagian besar warganet menganggap Nur Khamid sangat beruntung karena mendapatkan wanita asing nan cantik jelita.

Berdasarkan konfirmasi Kompas.com, Selasa (18/12/2018), keduanya melangsungkan pernikahan secara agama (siri) di rumah orangtua Nur Khamid di Dusun Gaten, Desa Ketunggeng, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Minggu (16/12/2016).

Nur Khamid bukan berasal dari Kecamatan Muntilan seperti kabar yang beredar.

Ibunda Nur Khamid, Juwariyah (58), mengatakan, pernikahan anak kedua dari tiga bersaudara itu berlangsung sangat sederhana, hanya dihadiri oleh penghulu, perangkat dusun setempat, tetangga dan keluarga dekat.

Baca: VIRAL! Meski Bukan Selebriti, 5 Pria Indonesia Ini Dianggap Beruntung Karena Bisa Nikahi Bule Cantik

Baca: VIRAL! Pria Muntilan Nikahi Bule Cantik Asal Inggris. Lihat Foto-foto Romantis Mereka

Baca: Kunjungi Showroom, Raffi Ahmad Ajak Istrinya Lihat Lamborghini Urus, Tapi Raffi Kepincut Mobil Ini

Baca: 5 Pejabat Kemenpora Kena OTT KPK, Begini Kelanjutan Persiapan SEA Games 2019

"Ya, mereka menikah secara Islam. Dia (Polly) sudah Islam di Bali, di sini juga sudah diislamkan lagi atas kemauannya sendiri," ucap Juwariyah, Selasa (18/12/2018).

Menurut dia, Nur Khamid memang sudah 6 tahun bekerja dan tinggal di Pulau Dewata.

Kemudian, kenal dan dekat dengan Polly baru dua tahun terakhir.

Meski tidak dihadiri oleh keluarga besar Polly, namun prosesi ijab kabul tetap berlangsung khidmat. Mahar yang diberikan oleh Nur Khamid cukup sederhana.

"Maharnya hanya seperangkat alat shalat, cincin, dan beberapa perlengkapan lain. Kalau uangnya belum," tutur Juwariyah sembari tertawa.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved