PEMILU 2019

Hadirkan 11 Saksi Perkara Money Politic Caleg Perindo, Terdakwa Edyson Mangkir dari Sidang

kedua kalinya terdakwa Edyson tidak hadir atau in absensia. Kemarin waktu sidang perdana, dua-duanya malah tidak hadir,” ujar Jaksa Penuntut Umum, Adi

Hadirkan 11 Saksi Perkara Money Politic Caleg Perindo, Terdakwa Edyson Mangkir dari Sidang
TRIBUNBATAM.id/RACHTA YAHYA
Indri Ceria Agustin terdakwa dalam perkara pemilu dugaan money politic dari caleg Perindo saat mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun, Rabu (19/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN – Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun menggelar sidang perkara money politic dengan terdakwa dua caleg Partai Perindo Kepri, Rabu (19/12/2018) siang mulai sekitar pukul 13.00 WIB.

Perkara itu tercatat di PN Tanjungbalai Karimun dengan nomor 273/Pid.Sus/2018/PN Tbk.

Sidang dipimpin Bambang Setyawan sebagai Hakim Ketua dengan dua orang Hakim anggota, Yanuarni Agaffar dan Agus Soetrisno.

Dua caleg Partai Perindo Kepri sebagai terdakwa yakni Dr Edyson Tatulus, caleg DPR RI dan Indri Ceria Agustin, caleg DPRD Provinsi Kepri dapil Karimun.

Namun hanya terdakwa Indri Ceria Agustin yang hadir, sementara terdakwa Dr Edyson mangkir. Ini merupakan yang kedua kalinya, Edyson tidak menghadiri sidang.

“Iya ini kedua kalinya terdakwa Edyson tidak hadir atau in absensia. Kemarin waktu sidang perdana, dua-duanya malah tidak hadir,” ujar Jaksa Penuntut Umum, Aditya Rachman Rosadi kepada tribunbatam usai sidang.

Aditya mengaku tidak mengetahui alasan dari terdakwa Dr Edyson tidak menghadiri sidang. Aditya mengatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan kepada Edyson.

Baca: Calon Pelatih Persib di Liga 1 2019, Kiatisuk Senamuang dari Thailand hingga Eks Asisten Mou

Baca: Pasar Induk Tetap Ditertibkan, Pemko Siapkan Relokasi Sementara untuk Pedagang

Baca: Wong Ching-kit, Pemuda Miliarder yang Tebar Uang dari Langit Hong Kong Ditangkap Polisi

Baca: Viral! Bocah 9 Tahun Asal Bandung Bersuara Terompet Setelah Tak Sengaja Telan Peluit. Ini Videonya

“Sudah dipanggil tapi tetap tak datang. Menurut aturan, kasus pemilu terdakwa boleh saja tidak hadir atau in absentia tapi kami menyarankan sebaiknya hadir saja biar ia mendapatkan haknya untuk mendapatkan keadilan,” kata Aditya.

Pada sidang itu, JPU menghadirkan 11 orang saksi terdiri dari 3 dari Panwascam Moro, 5 orang anggota panitia turnamen bola volley Perindo Cup dan 3 orang saksi lainnya.

Saksi dari panitia mengatakan turnamen bola volley tersebut diberinama Perindo Cup. Pendanaan berasal dari orangnya Andi Kusuma, Ketua Partai Perindo Kepri sebesar Rp 30 juta yang ditransfer satu kali Rp 11 juta sisanya diberikan secara tunai.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved