PEMILU 2019

Hadirkan 11 Saksi Perkara Money Politic Caleg Perindo, Terdakwa Edyson Mangkir dari Sidang

kedua kalinya terdakwa Edyson tidak hadir atau in absensia. Kemarin waktu sidang perdana, dua-duanya malah tidak hadir,” ujar Jaksa Penuntut Umum, Adi

Hadirkan 11 Saksi Perkara Money Politic Caleg Perindo, Terdakwa Edyson Mangkir dari Sidang
TRIBUNBATAM.id/RACHTA YAHYA
Indri Ceria Agustin terdakwa dalam perkara pemilu dugaan money politic dari caleg Perindo saat mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun, Rabu (19/11/2018) 

“Kami tahunya dari pak Andi Kusuma tapi siapa yang transfer, saya tidak tahu,” kata Ajim, seorang saksi.

Sementara saksi Tumpal mengaku dirinya yang mentransfer uang tersebut ke rekening Ajim, warga Kampung Baru, Desa Selat Mi, Kecamatan Moro, Karimun.

Tumpal mengaku, dana Rp 30 juta bukan berasal dari Andi Kusuma melainkan Silvana, istri dari terdakwa Edyson.

Dana sekitar Rp 30 juta itu sebagian digunakan untuk hadiah juara pertama Rp 8 juta, juara kedua Rp 5 juta, juara tiga Rp 3 juta dan juara empat Rp 2 juta.

Tumpal mengatakan, awalnya turnamen itu bernama Kampung Baru tapi kenapa bisa sampai berubah menjadi Perindo Cup, dia tidak tahu.

“Waktu saya, pak Andi Kusuma datang berkunjung ke tempat orangtua angkat pak Andi Kusuma yakni pak Sahar. Awalnya turnamen itu namanya bukan Perindo Cup, tapi saya tidak tahu kenapa bisa berubah dan siapa yang merubahnya,” kata Tumpal.

Saksi Eko dari Panwascam Moro mengaku mendengar Andi Kusuma melakukan orasi saat laga final turnamen bola volley Perindo Cup tersebut. Dalam orasinya, Andi Kusuma mengajak warga untuk memilih Partai Perindo dan Caleg nomor satu untuk DPR RI dan DPRD Kepri yakni terdakwa Edyson dan Indri.

Pada turnamen bola volley yang digelar dari 26 September sampai 20 Oktober 2018 itu, alat peraga kampanye (APK) seperti bendera Partai Perindo dan baju kaos bergambar terdakwa Edyson Tatulu dan Andi Kusuma bertebaran.

Panitia mengaku hanya mengantongi izin dari Polsek Moro, sedangkan tidak ada pemberitahuan ke Panwascam Moro atau Bawaslu Karimun. (yah)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved