Tak Punya Uang Bayar Kelebihan Bagasi, Warga Iuran Bantu Miss Albania di Bandara Bangkok

Masalah sempat menahan Miss Albania Trejsi Sejdini di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, karena ia tidak mampu membayar biaya kelebihan bagasi

Tak Punya Uang Bayar Kelebihan Bagasi, Warga Iuran Bantu Miss Albania di Bandara Bangkok
Coconuts.co
Miss Albania Trejsi Sejdini dapat bantuan warga Thailand di bandara Suvarnabhumi karena tak punya uang membayar kelebihan bagasi 

TRIBUNBATAM.id, BANGKOK - Jika Miss Filipina yang menjadi Miss Universe 2018 Catriona Grey pulang ke negaranya menggunakan jet pribadi, Miss Albania Trejsi Sejdini justru pulang menggunakan pesawat komersil.

Bahkan, sebuah masalah sempat menahan Miss Albania Trejsi Sejdini di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, karena ia tidak mampu membayar biaya kelebihan barang bawaan untuk pulang, Rabu (19/12/2018) malam.

Maklumlah, pulang dari ajang kontes Miss Universe 2018, para peserta memang membawa barang lebih banyak karena berbagai souvenir yang ia terima atau yang dibeli, untuk koleksi pribadi atau sebagai oleh-oleh yang akan dibawa ke negara asalnya.

Melihat gadis 18 tahun ini kebingungan karena tak punya uang tunai, sejumlah warga di bandara secara spontan mengumpulkan uang, membayar biaya kelebihan bagasi Trejsi Sejdini.

Menurut warga, seperti dilansir TribunBatam.id dari Coconuts.co, mereka dengan senang hati melakukannya karena mereka sangat mencintai gadis ini.

Bahkan, ibu-ibu merasa Trejsi Sejdini  seperti putrinya sendiri karena usianya yang masih sangat muda.

“Jika dia tidak mendapat masalah, dia tidak akan menjadi putri kami. Dalam perjalanan ke Thailand, ia ketinggalan penerbangannya di Turki, dan dalam perjalanan kembali, berat bagasinya melebihi batas,” kata Ny Korakot Mussamont Chansiri menulis dalam akun Facebook-nya, Jumat pagi.

Warga Bangkok menggalang dana untuk membayar kelebihan bagasi Miss Albania di bandara

Awalnya, menurut Korakot, Sejdini membongkar kopernya untuk mengurangi kelebihan bagasi tersebut.

Namun, para warga di bandara tidak tega dan kembali memasukkan semua souvenir yang sudah dikeluarkannya karena warga ingin ia membawa pulang semua hadiah dan souvenir tersebut.

Bahkan, mereka juga membantu mengangkat koper besar milik Sejdini hingga ke tempat boarding.

Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved