Breaking News:

Pengaturan Skor Sepakbola Terbukti. Call Centre Satgas Antimafia Bola Siap Tampung Info Warga

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, masyarakat dapat memberikan informasi itu melalui nomor 081387003310.

Editor:
instagram psi_fai
ilustrasi persepakbolaan di Indonesia 

TRIBUNBATAM.ID - Sinyalemen aksi pengaturan skor sepakbola di Indonesia kian nyata faktanya. Sejumlah bukti terkuak ke permukaan sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhi sanksi larangan tampil bagi PSMP Mojokerto di Liga 2 2019 karena terlibat pengatusan skor atau match-fixing

Berdasarkan penyelidikan Komite Disiplin PSSI, PS Mojokerto (PSMP) terbukti melakukan praktik match-fixing pada Liga 2 2018.

Akibatnya, Komdis resmi menjatuhi sanksi bagi PSMP berupa larangan tampil di Liga 2 musim 2019.

Seiring keseriusan PSSI membongkar dugaan-dugaan match-fixing, jajaran kepolisian juga tak main-main menangani masalah ini.

Baca: Terbukti Pengaturan Skor, PSMP Mojokerto Dicoret dari Liga 2 2019, Pemainnya Dilarang Seumur Hidup

Baca: GKR Hemas Akan Melawan Sanksi BK DPD. Begini Komentar Sri Sultan Hamengku Buwono X

Baca: Kajari Batam dan Kasipidum Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Baca: Peleburan BP Batam Memantik Polemik: Ini Fakta-fakta yang Menyeruak

Satuan Tugas ( Satgas) Antimafia Bola mengimbau masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi terkait pengaturan skor pada pertandingan sepak bola di Indonesia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, masyarakat dapat memberikan informasi itu melalui nomor 081387003310.

"Jadi untuk kegiaran ini, kami membuat call center dengan nomor itu. Itu ada WhatsAp-pnya, ada telponnya juga. Silakan masyarakat yang mengetahui informasi terkait dengan persepakbolaan untuk memberikan informasi ke nomor itu," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/12).

Argo menjamin, identitas pelapor akan dirahasiakan sehingga masyarakat tidak perlu takut untuk melapor.

"Setelah call center terbentuk, kami akan mendapatkan informasi dari masyarakat. Kemudian juga kami jamin pemberi informasi akan kami lindungi," ujar Argo.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved