Breaking News:

Terbukti Pengaturan Skor, PSMP Mojokerto Dicoret dari Liga 2 2019, Pemainnya Dilarang Seumur Hidup

Komite disiplin (komdis) PSSI menjatuhi sanksi larangan tampil bagi PSMP Mojokerto di Liga 2 2019 karena terlibat pengatusan skor atau match-fixing

Editor: Alfian Zainal
BolaSport.com/Suci Rahayu
Pelatih PSMP, Redi Supriyanto (kiri), berdiskusi kepada pemainnya saat tampil melawan Persik Kediri dalam laga pekan ke-9 Grup 6 Liga 2 di Stadion Brawijaya Kediri Jawa Timur, Selasa (01/08/2017) sore. 

TRIBUNBATAM.id - Komite disiplin (komdis) PSSI menjatuhi sanksi larangan tampil bagi PSMP Mojokerto di Liga 2 2019 karena terlibat pengatusan skor atau match-fixing

Berdasarkan penyelidikan komite disiplin PSSI, PS Mojokerto (PSMP) terbukti melakukan praktik match-fixing pada Liga 2 2018.

Akibatnya, komdis resmi menjatuhi sanksi bagi PSMP berupa larangan tampil di Liga 2 musim 2019.

Tidak itu saja, pemain PSMP Krisna Adi Darma dijatuhi larangan beraktivitas dalam kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI seumur hidup.

Ketua Komite Disiplin, Asep Edwin, menuturkan bahwa PSMP terbukti melakukan match-fixing sebanyak empat kali.

"Kami memiliki bukti-bukti yang kuat dari sejumlah pelanggaran match-fixing yang dilakukan PS Mojokerto Putra," kata Asep Edwin dilansir BolaSport.com dari laman resmi PSSI.

"Demikian halnya dengan saudara Krisna Adi Darma. Karena itu, merujuk kepada pasal 72 jo.pasal 141 Kode Disiplin PSSI, PS Mojokerto Putra dihukum larangan ikut serta dalam kompetisi tahun 2019 yang dilaksanakan PSSI dan Krisna Adi Darma dilarang beraktivitas dalam kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI seumur hidup," ucapnya.

Khusus Krisna Adi Darma, komdis telah tiga kali memanggil sang pemain untuk membuktikan dugaan sengaja menggagalkan tendangan penalti pada laga kontra Aceh United.

Akan tetapi, Krisna Adi Darma mangkir dari panggilan komdis tersebut.

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved