Jangan Kaget, Belanja di Pasar Kebon Watu Gede Magelang Ini Tak Pakai Rupiah, Alat Bayarnya Benggol

Di Pasar Kebon Watu Gede ini memang rupiah kesannya tak laku, karena mereka menggunakan Benggol sebagai ganti alat pembayaran

Jangan Kaget, Belanja di Pasar Kebon Watu Gede Magelang Ini Tak Pakai Rupiah, Alat Bayarnya Benggol
Tribunjogja.com/Rendika Ferri K
Benggol sebagai ganti alat pembayaran Pasar Kebon Watu Gede 

TRIBUNBATAM,id, MAGELANG - Masih adakah transaksi di Indonesia tanpa menggunakan uang rupiah, sebagai alat transaksi sah di negeri ini?

Bila melihat kemajuan yang sudah dimiliki negara ini, rasanya tidak mungkin ada transaksi tanpa uang Rupiah yang berlaku secara resmi.

Tapi fakta ini menunjukkan hal yang berbeda.

Baca: LIGA 1 2019 - Jika Stadion H Agus Salim Tak Direnovasi, Semen Padang FC Terancam Main di Luar Sumbar

Baca: TRANSFER LIGA 1 - Istri Tidak Mau Jauh dari Bogor, Esteban Vizcarra Pilih Persib atau Persija?

Baca: Kontrak Berakhir 2020 di Yamaha, Apakah Itu Akhir Karir di MotoGP? Ini Jawaban Valentino Rossi

Baca: Sempat Dihadang Cuaca Buruk, Pencarian Dylan Sahara dan Drummer Seventeen Dilanjutkan

Jika Anda punya berkesempatan jalan-jalan di Kabupaten Magelang, tidak ada salahnya untuk dapat berkunjung ke Pasar Kebon Watu Gede.

Pasar Kebon Watu Gede berada di Dusun Jetak, Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.

Pasar ini menawarkan nuansa wisata yang berbeda dengan memadukan wisata kuliner, wisata alam, wisata seni dan kebudayaan tradisional.

Sesaat memasuki Pasar Kebon Watu Gede, pengunjung disambut hawa sejuk pegunungan.

Lokasi pasar memang tak jauh dari salah satu gunung tertinggi di Jawa Tengah, yakni Gunung Sumbing.

Suasana di sana begitu asri, rumpun bambu dan rimbun pepohonan merindangi segenap penjuru pasar yang terletak di jantung desa yang terhimpit di lahan persawahan yang hijau membentang.

Seperti kembali kepada masa lalu saat masuk ke dalam pasar ini. Pertama di pintu masuk, pengunjung disambut oleh para 'pegawai' pasar yang mengenakan pakaian tradisional jawa kuno.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved