Disebut Letusan Terdahysat Sepanjang Sejarah. Saat Krakatau Erupsi Pada 1883, Dunia Gelap & Mencekam

Letusan Gunung Krakatau ini tercatat dalam The Guinness Book of Records sebagai "letusan terhebat yang terekam dalam sejarah.

Disebut Letusan Terdahysat Sepanjang Sejarah. Saat Krakatau Erupsi Pada 1883, Dunia Gelap & Mencekam
KOMPAS/RIZA FATHONI
Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). 

TRIBUNBATAM.id - Sejak musibah tsunami melanda wilayah Banten, Pandeglang dan Lampung Selatan, Sabtu (22/12/2018) hingga kini penyebab utamanya masih belum bisa dipastikan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sendiri menyatakan, meraka masih mendalami apakah gelombang tsunami dan aktivitas Gunung Krakatau selama beberapa bulan terakhir memiliki keterkaitan.

Lebih dari 400 letusan kecil terjadi pada Gunung Anak Krakatau ini.

Gunung yang terletak di tengah laut atau yang berada di pinggir pantai seperti Gunung Anak Krakatau ini sewaktu-waktu sangat berpotensi menghasilkan volcanogenic tsunami.

Gunung Anak Krakatau merupakan kaldera atau fitur vulkanik yang terbentuk akibat erupsi besar Gunung Krakatau pada abad ke-19.

Menurut beberapa catatan sejarah, Gunung Krakatau meletus pada 27 Agustus 1883 sekitar pukul 10.20 WIB.

Baca: Diduga Dipicu Longsoran Material Anak Krakatau, Simak Analisa Penyebab Tsunami Banten Dari PVMBG

Baca: Kronologi Tsunami Selat Sunda, Erupsi Anak Krakatau & Sejarah Gunung Krakatau Meletus 1883

Baca: Berada di Belakang Panggung dan Dikabarkan Selamat, Simak 4 Fakta Pencarian Dylan Sahara

Letusan Gunung Krakatau ini tercatat dalam The Guinness Book of Records sebagai "letusan terhebat yang terekam dalam sejarah (the most powerful recorded explosion in history).

Dan tsunami yang terjadi di Selat Sunda ini seakan mengingatkan kita akan potensi bahanya erupsi Gunung Krakatau yang pernah menjadi penyebab bencana terdahsyat sepanjang sejarah.

Melansir dari Intisari Online, pada tahun 1883 erupsi gunung Krakatau menewaskan ribuan orang.

Kisahnya terjadi pada 20 Mei ketika gemuruh awal dan kawah dari gunung ini mulai aktif selama sekitar 200 tahun.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved