Sebelum Jadi Korban Tsunami Banten, Dylan Sahara Sempat Ucapkan Ini ke Ibunya

Sebelum meninggal dunia, Dylan Sahara sempat memberikan pesan terakhir kepada sang ibunda, lewat pesan singkat yang dikirimnya.

Sebelum Jadi Korban Tsunami Banten, Dylan Sahara Sempat Ucapkan Ini ke Ibunya
Instagram/Dylan Sahara
Ifan Seventeen dan istrinya Dylan Sahara. 

TRIBUNBATAM.id - Dylan Sahara, istri vokalis grup band Seventeen, Riefian Fajarsyah alias Ifan (35) menjadi korban meninggal dunia dalam bencana tsunami di Selat Sunda, yaitu di Banten dan Lampung.

Dylan Sahara menjadi korban ketika dirinya ikut menemani Ifan, yang saat itu sedang manggung dengan Seventeen di sebuah acara gathering Perusahaan Listrik Negara (PLN), di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten.

Setelah dua hari tidak ada kabarnya, Dylan Sahara ditemukan meninggal dunia dan dibawa ke salah satu Rumah Sakit (RS), di kawasan Serang, Banten.

Sebelum meninggal dunia, Dylan Sahara sempat memberikan pesan terakhir kepada sang ibunda, lewat pesan singkat yang dikirimnya.

Baca: Video Ifan Seventeen Lepas Jenazah Dylan Sahara. Ucapkan Terima Kasih dan Mohon Doa untuk Sang Istri

Baca: VIRAL! Kesal Kaca Spion Dipukul hingga Pecah, Sopir Truk Tabrak Pengendara Sepeda di Singapura

Baca: Sempat Dibelikan Handphone Baru, Ayah Korban Tsunami Banten Ungkap Cerita Soal Password HP 2212

Baca: HOAKS! Beredar Pesan Berantai di WhatsApp Terkait Ancaman Tsunami di Karawang. Begini Isinya

"Sempat ada komunikasi terakhir. Oh iya, sudah Whatsapp saya pada tanggal 22 Desember itu, sebelum tsunami. Apa ya, oh dia ucapin 'mothers day'. Dia bilang, 'Dylan sayang mama'. Saya balas ciuman dua kali. Dia minta cium," kata ibunda Dylan Sahara ketika ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Halim Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018) dini hari.

Kala itu, jenazah Dylan Sahara akan diterbangkan ke kampung halamannya, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur untuk dimakmakan.

Ifan Seventeen (berbaju hitam), menangis di samping peti jenazah istrinya, Dylan Sahara, dan rekannya drummer Seventeen, Andi, di ruang kargo Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018) dini hari.
Ifan Seventeen (berbaju hitam), menangis di samping peti jenazah istrinya, Dylan Sahara, dan rekannya drummer Seventeen, Andi, di ruang kargo Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018) dini hari. (KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG)

Sang ibunda mengaku tidak ada firasat. Akan tetapi, ayahanda Dylan memiliki firasat buru tentang putrinya yang akan meninggal.

Ibunda Dylan menjelaskan bahwa suaminya atau ayah dari Dylan, punya firasat yang tidak enak seminggu sebelum istri Ifan Seventeen itu meninggal dunia karena tsunami Selat Sunda, Banten, dan Lampung.

"Bapaknya ada firasat. Seminggu sebelumnya (meninggal) itu dia engga enak perasaan," ucapnya.

Lanjut sang ibunda, semasa hidupnya Dylan sangat dekat dengan ayahandanya. Sehingga, hanya sang ayah yang punya firasat buruk sebelum Dylan meninggal dunia.

"Dylan itu wataknya persis bapaknya, kayak keras dan humoris. Persis bapaknya," ujar ibunda Dylan Sahara. (*)

*Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Ini Ucapan Terakhir Dylan Sahara, Korban Tsunami Selat Sunda kepada Sang Ibunda

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved