Sempat Dikabarkan Hilang di Batam, Fitriani Ditemukan di Kabupaten Siak Riau

"Karena laki-laki yang membawanya kabur itu sepertinya tidak bertanggung jawab. Kami lihat, ada cara mempermainkan perasaan kami sebagai orang tua," d

Sempat Dikabarkan Hilang di Batam, Fitriani Ditemukan di Kabupaten Siak Riau
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Foto Fitriani Ndruru yang sudah menghilang dari Kuansing, Riau sejak Senin (5/11/2018) dan ditemukan di sebuah perusahaan di daerah Buton, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Fitriani Ndruru (13) yang dikabarkan orang tuanya Amirlius Ndruru alias Amir alias Ama Fitri menghilang sejak Senin (5/11/2018), sudah ditemukan.

Amir menjelaskan kepada tribunbatam.id, anak pertamanya itu ditemukan di sebuah perusahaan di daerah Buton, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

"Sekitar seminggu lalu kami temukan. Saat kami temukan, dia bersama dengan laki-laki. Iya (pacaran)," kata Amir Rabu (26/12/2018).

Fitriani dilaporkan hilang setelah dua bulan tak kunjung pulang ke rumah. Awalnya terdapat kabar bahwa Fitriani berada di Batam. Namun itu terbantahkan.

"Karena laki-laki yang membawanya kabur itu sepertinya tidak bertanggung jawab. Kami lihat, ada cara mempermainkan perasaan kami sebagai orang tua," demikian kata Amir dengan nada cemas melalui sambungan selular kepada tribunbatam.id.

Baca: Sepak Terjang Buron Kasus Sabu 1 Ton Ingatkan Licinnya Modus MV Sunrise Glory

Baca: Erupsi Gunung Anak Krakatau Sebabkan Dentuman di Lampung hingga Sumatera Selatan

Baca: Keluar dari IWC, Jepang Akan Kembali Buka Izin Perburuan Ikan Paus untuk Komersial

Baca: Esteban Vizcarra Incaran Skuad Persib 2019, Reaksi Tak Terduga Sriwijaya FC

Amir dan keluarga pun, akan membawa ke jalur hukum persoalan ini. Sebab, secara aturan hukum katanya, Fitriani masih anak di bawah umur yang umurnya hanya 13 tahun menjelang 14 tahun.

Amir berharap, polisi di wilayah hukum Polda Riau, agar serius menangani kasus itu ketika ia laporkan nanti.

"Ini kan masih hari libur. Kami masih kumpulkan foto kopi akta lahir, ijazah, kartu keluarga dan berkas lain sebagai pendukung kepada polisi. Kami mohon, agar persoalan ini nanti ketika kami lapor, bisa ditangani oleh Polda Riau dengan serius. Harapan kami itu," pinta Amir.

Diberitakan sebelumnya, Fitriani menghilang. Menurut pelacakan di kepolisian saat dilaporkan, Fitriani berada di Batam. Ternyata, pelacakan tersebut meleset dan tidak akurat.

Sebab, sejak menghilang, Fitriani tidak ke Batam melainkan hanya di daerah Buton, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Atau sekitar delapan jam bus dari rumah Amir.(leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved