Terus Erupsi Sejak Juni 2018, Ini Peringatan PVMBG Bagi Warga di Sekitar Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi secara terus menerus sejak Juni 2018. Ini pesan PVMBG bgai warga di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Terus Erupsi Sejak Juni 2018, Ini Peringatan PVMBG Bagi Warga di Sekitar Gunung Anak Krakatau
GEO MAGZ: Stehn (1929)
Foto-foto Lawas Kelahiran Gunung Anak Krakatau 1929 Mulai Tumbuh dari Kedalaman Laut 180 Meter 

TRIBUBATAM.id, JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Gunung Anak Krakatau tidak akan meletus besar seperti di tahun 1883.

Sebab, kala itu tiga gunung yang ada di Selat Sunda meletus secara bersamaan, yaitu Gunung Rakata, Gunung Danan, dan Gunung Perbuwatan. Akibat letusan itu, ketiga gunung menjadi habis.

Selanjutnya, akibat proses alam, muncul Gunung Anak Krakatau di tahun 1927.

"Gunung Anak Krakatau (magma) dapurnya tidak akan besar seperti sana (ketiga gunung terdahulu)," kata Sutopo di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018). 

"Banyak para ahli mengatakan, untuk terjadi letusan yang besar masih diperlukan sekitar 500 tahun lagi ke depan," sambungnya.

Sutopo menambahkan, status Gunung Anak Krakatau saat ini adalah waspada atau level 2.

Baca: Kisah Tsunami Aceh 2004 - Selamat dari Gulungan Tsunami, Bertemu Ular Raksasa di Atas Pohon

Baca: BMKG Imbau Warga Jauhi Pantai Pesisir Selat Sunda Hingga Radius 1 Km. Ini Alasannya!

Baca: VIDEO - Ternyata Juga Anggota TNI, Pelaku Penembak Perwira TNI di Jatinegara Sudah Ditangkap

Baca: Dentuman Misterius Kembali Didengar Warga Palembang. Kali Ini Sebanyak 3 Kali hingga Kaca Bergetar

Status tersebut berdasarkan yang ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Menurut pantauan mereka, hingga saat ini masih terus terjadi erupsi dari Gunung Anak Krakatau.

"Jadi jangan percaya sejak tadi pagi banyak (kabar) beruntun bahwa status Gunung Anak Krakatau dinaikan menjadi siaga, tetap dalam hal ini statusnya waspada, dan erupsi Gunung Anak Krakatau sebenarnya berlangsung sejak Juni 2018 sampai hari ini," tutur Sutopo.

Sutopo menerangkan, tipe Gunung Anak Krakatau adalah strombolian.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved