VIDEO. Sidang Money Politic Caleg Perindo, Pengacara Sebut Edyson Tahu Status Terdakwa dari Media

"Kehadiran saudara kami apresiasi ya. Kalau boleh tahu, kenapa saudara baru bisa hadir sekarang?" kata Ketua Majelis Hakim, Bambang Setyawan.

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Setelah tidak pernah hadir pada empat persidangan sebelumnya, terdakwa Dr Edyson Tatulus akhirnya menampakkan diri pada sidang dugaan money politic dua caleg Partai Perindo Kepri di Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun, Rabu (26/12/2018) sore.

Pada kehadiran perdananya tersebut, Dr Edyson Tatulus memborong tiga orang Penasehat Hukumnya sekaligus dari Jakarta. Mereka adalah Mario W Tanasale SH, Syafardi, SH, MH dan Renol Sihombing SH dari Best Partners Law Firm.

Tampak hadir juga mendampingi caleg DPR RI dapil Kepri itu, istrinya.

Kehadiran Edyson pada sidang kelima dengan agenda pembacaan tuntutan dari JPU tersebut mendapat apresiasi dari Majelis Hakim.

Sebagai informasi, khusus perkara dugaan pelanggaran Pemilu, terdakwa diperbolehkan aturan untuk tidak menghadiri persidangan atau in absentia.

"Kehadiran saudara kami apresiasi ya. Kalau boleh tahu, kenapa saudara baru bisa hadir sekarang?" kata Ketua Majelis Hakim, Bambang Setyawan.

Baca: Sidang Money Politic Caleg Perindo Kepri, Saksi Ahli Kuatkan Dakwaan JPU

Baca: Sidang Dugaan Money Politic Caleg Perindo Kepri - Hakim Sebut Edyson Tak Hormati Persidangan

Baca: Bawaslu Karimun Sesalkan Pernyataan Ketua Partai Perindo Kepri. Nurhidayat: Sangat Tidak Berdasar!

Baca: Hadirkan 11 Saksi Perkara Money Politic Caleg Perindo, Terdakwa Edyson Mangkir dari Sidang

Mendapat pertanyaan demikian, pensiunan PNS di Kementerian Keuangan tersebut mengatakan, dirinya baru mendapatkan surat panggilan dari JPU.

Usai persidangan, Penasehat Hukum Edyson Tatulus yakni Mario W Tanasale mengatakan, kliennya, Dr Edyson Tatulus baru tahu dirinya berstatus terdakwa dari pemberitaan media.

"Klien kami tahunya beliau berstatus terdakwa itu dari pemberitaan media, kawan-kawan wartawan di sini," kata Mario W Tanasale.

Mario juga mengatakan, kliennya tidak mendapatkan surat panggilan baik sebagai tersangka dan terdakwa.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved