Breaking News:

Sudah 10 Tahun Konsumsi Kokain, Ternyata Ini Alasan Steve Emmanuel Pilih Beli Kokain di Belanda

Aktor Steve Emmanuel (35) mengaku kepada penyidik Polres Metro Jakarta Barat, sudah mengonsumsi narkotika jenis kokain sejak 2008.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Steve Emmanuel memakai seragam tahanan hijau dan menutup wajah menggunakan masker, saat gelar perkara, di Polres Metro Jakarta Barat, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (27/12/2018). 

TRIBUNBATAM.id - Aktor Steve Emmanuel (35) mengaku kepada penyidik Polres Metro Jakarta Barat, sudah mengonsumsi narkotika jenis kokain sejak 2008 atau sudah 10 tahun terakhir.

Hal itulah yang membuat  Steve Emmanuel paham jenis-jenis kokain yang bisa dinikmatinya.

Akibat kebiasannya mengonsumsi kokain, kata Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Steve Emmanuel sudah ketergantungan kokain.

"Dalam pengakuannya ke penyidik, pelaku S (Steve Emmanuel--Red) ini sudah sejak 2008 konsumsi kokain," kata Argo Yuwono saat gelar perkara  penangkapan Steve Emmanuel, di Polres Metro Jakarta Barat, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (27/12/2018).

"Nah, saat ditangkap, dia mengaku memesan kokain dari Belanda seberat 100 gram. Tetapi, saat ditangkap, tersisa 92,04 gram," kata Argo Yuwono yang didampingi Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi dan jajarannya.

Baca: Pimpinan BP Batam Bakal Berganti, Tender Pengelolaan Dam Tembesi Dipastikan Tetap Dilanjutkan

Baca: Pulang Main di Warnet, Seorang Anak Dipukul Oknum Polisi Hingga Koma, Orangtua Lapor KPPAD

Baca: LOKER BATAM HARI INI - Tiga Info Lowongan Kerja Terbaru di Batam. Perhatikan Syarat dan Ketentuannya

Baca: Tidak Sedang Haid Tapi Perut Terasa Kram, Bisa Jadi Tanda Hamil. Simak 12 Kemungkinan Berikut Ini

Argo Yuwono menambahkan bahwa alasan Steve memesan narkoba dari Belanda karena kualitasnya baik lebih baik ketimbang kokain Indonesia.

"Jadi katanya barang di Indonesia kurang enak. Makanya dia pesan ke Belanda, katanya kualitasnya lebih murni. Kalau di Indonesia itu katanya campuran," ucap Argo Yuwono.

Sementara itu, petugas dari Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri mengatakan bahwa kokain yang dibawa oleh Steve ke Indonesia jenisnya kokain hydrocloride.

"Hasil labortarium Mabes Polri, setelah dicek ternyata kokainnya memang bagus dan murni tanpa campuran," ucap petugas dari Laboratorium Forensik Mabes Polri 

"Yang di Indonesia kami temukan dicampur sama obat-obatan. Ini sangat bagus, dan jenis kelarutannya sangat bagus," katanya.

Petugas Labfor Mabes Polri juga menjelaskan bahwa efek setelah mengonsumsi kokain hydrocloride itu, pemakai merasa euforia yang luar biasa saat beraktivitas.

"Efeknya dia (Steve) euforia, jenis stimulan yang bisa senang dan gembira. Nah kokainnya ini buat adiksi, kedepan akan membuat pemakai depresi dan lain-lainnya sampai paranoid," ujar petugas Labfor Mabes Polri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap Steve Emmanuel di Kondomunium Kintamani A/17/6 RT 001/ 014, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018).

Saat ditangkap, aparat kepolisian mengamankan barang bukti berupa kokain seberar 92,04 gram beserta alat hisapnya, dan botol plastik untuk menyimpain kokain.  (*)

*Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Alasan Steve Emmanuel Beli Kokain di Belanda karena Kualitas Lebih Baik

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved