Terus Dikuntit dan Dilecehkan, Wanita Ini Potong Alat Vital Pria Lalu Membawanya ke Rumah Sakit

Seorang wanita di Thane, pinggiran Kota Mumbai, India, memotong alat vital seoang pria karena kesal terus-menerus menguntitnya

Terus Dikuntit dan Dilecehkan, Wanita Ini Potong Alat Vital Pria Lalu Membawanya ke Rumah Sakit
net
ilustrasi pelecehan 

"Kami telah menangkap wanita dan dua kaki tangannya dan dia telah mengakui bahwa itu adalah rencananya untuk memotong penis penguntit karena pelecehan yang dialaminya terus-menerus," kata Inspektur Senior Gajanan Kabdule kepada AFP.

Wanita itu kemudian memimpin pemotongan alat penguntit di jalan sebelum bergegas membawanya ke rumah sakit.

"Kami menemukan pisau dan alat kelamin yang terpotong serta ketiga tersangka saat ini sudah ditahanan," kata Kabdule yang tidak menyebutkan satu pun identitas korban dan orang yang terlibat.

Dilansir dari Hindustan Times, pria tersebut menjalani operasi penyelamatan nyawa dan kondisinya kini sudah stabil, namun keluarganya syok.

Tidak disebutkan, apakah alat vital itu bisa disambungkan kembali oleh tim dokter.

Ini bukan kejadian pertama di India yang terkenal sebagai negara dengan kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan tertinggi di dunia.

Pada tahun 2017, seorang wanita di negara itu juga memotong penis pria setelah dia mencoba memperkosanya di rumahnya di negara bagian Kerala selatan.

India memiliki catatan buruk tentang kekerasan seksual. Rata-rata, lebih dari 100 perkosaan dilaporkan setiap hari pada tahun 2016, menurut angka resmi terbaru.

Bahkan, kasus pemerkosaan di India bisa mencapai 40 ribu kasus per tahun dan banyak dari kasus tersebut tak terungkap ke permukaan.

Penyebabnya, selain berbelitnya proses hukum, kasus pemerkosaan, terutama jika korban rakyat miskin dan dari kasta terendah, korban perkosaan dianggap aib sehingga keluarga kemudian menyembunyikan.

Budaya ini membuat kasus perkosaan di negara tersebut terus tinggi meskipun pemerintah telah memperberat hukuman kasus pemerkosaan, maksimal hukuman mati.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved