BATAM TERKINI

Cuaca Buruk, Penambang dan Penumpang Pancung Diminta Pakai Life Jacket

Kapolsek Batuaji meminta para pemilik pancung di Pelabuhan Sagulung untuk selalu menggunakan life jacket saat mengantar penumpang.

Cuaca Buruk, Penambang dan Penumpang Pancung Diminta Pakai Life Jacket
TRIBUNBATAM.ID/IAN PERTANIAN
Kapolsek Batuaji memakaikan life jacket pada penambang pancung di pelabuhan Sagulung 

Cuaca Buruk, Penambang dan Penumpang Pancung Diminta Pakai Life Jacket

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kapolsek Batuaji meminta para pemilik pancung di Pelabuhan Sagulung untuk selalu menggunakan life jacket saat mengantar penumpang.

Imbauan itu menyusul buruknya kondisi cuaca di perairan Kepri belakangan ini.

//

Apalagi, selama musim liburan, warga yang tinggal di pulau lain banyak yang datang berlibur ke Batam.

Baca: Jembatan Penyebrangan Orang di Batam Banyak Rusak, Ini Penjelasan Dinas Perhubungan Batam

Baca: WASPADALAH! Kerap Beraksi di BCS Mall, Begini Modus Pencuri Barang dalam Mobil

Baca: Adopsi Model Masjid Nabawi, Simak Kemegahan Masjid Agung Batam di Batuaji

Baca: SELAMAT! Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang Akhirnya Menjadi Bandara Internasional

Baca: Sabu 1,6 Ton hingga Tabrakan Beruntun. Simak 9 Peristiwa Viral di Batam Selama 2018

Baca: 5 Gempa yang Terjadi Sejak Awal Tahun Baru 2019 dari Tapanuli, Aceh, Pangandaran hingga Mentawai

Sehingga, suasana di pelabuhan Sagulung juga sedikit padat karena banyaknya warga pulau yang menikmati liburan di Batam.

"Jadi kita menghimbau para penambang pancung, agar tetap mengutamakan keselamatan," kata Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe, Selasa (1/1/2019).

Dia juga menghimbau pemilik pancung khususnya yang membawa penumpang dari pulau atau warga yang memiliki pancung sendiri yang hendak ke Batam, agar tidak memaksakan jumlah muatan pancungnya.

"Kalau dari pelabuhan, para penambang tidak mungkin membawa penumpang melebihi muatan, karena mereka banyak, yang kita khawatirkan warga dari pulau ini terlebih warga yang memiliki pancung sendiri,"kata Syafruddin.

Akhir-akhir ini, cuaca dan angin kencang sering terjadi sehingga warga harus tetap berhati-hati.

"Selama ini yang kita lihat banyak warga pulau yang datang ke Batam, tidak mengenakan life jeket karena jaraknya dekat dan alasan mereka melintasi pulau pulau. Padahal kan kita tidak tahu kapan musibah itu terjadi," kata Syafruddin.

Dia berharap agar penambang pancung tidak menyelepelan kondisi di laut.

"Kita lihat para penambang di pelabuhan masih sangat jarang memberikan life jeket kepada penumpangnya, apalagi penumpangnya warga pulau yang jaraknya dekat dengan pelabuhan Sagulung,"kata Syafruddin. (Ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved