Breaking News:

BATAM TERKINI

578 Kali Tegahan Barang Dilakukan BC Batam Selama Tahun 2018, Berikut Rinciannya

"Untuk penindakan kita juga sudah mencegah beberapa barang yang sengaja hendak diselundupkan ke Batam, dari data yang masuk ada 578 kali," sebut Kepal

TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Kepala KPU BC Batam Susila Brata menyampaikan capaian kinerja tahun 2018 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea dan Cukai (BC) Batam tidak hanya sukses dalam Pencapaian Penerimaan Negara. Dari data yang di himpun Tribunbatam.id, diketahui BC Batam juga susks dalam melakukan penindakan di Kota Batam.

Hasil penindakan Selama 2018 KPU BC Batam telah melakukan penindakan sebanyak 578 kali dengan jenis berbagai macan penindakan. Diantaranya penindakan Barang kena cukai sebanyak 162 kasus, penindakan ballpress sebanyak 93 kasus, penindakan narkotika sebanyak 77 kasus, penindakan Handphone dan gadget sebanyak 38 kasus.

Selain itu juga ada beberapa penindakan lain seperti penindakan elektronik bekas sebanyak 32 kasus, barang bekas lain sebanyak 23 kasus, barang kelontong sebanyak 28 kasus, accs dan sparepart sebanyak 22 kasus dan barang lainnya seperti makanan, minuman, sarana pengangkut, garmen, furniture, uang tunai, kosmetik, barang pornografi, sembako sebanyak 100 kasus.

Baca: Lebihi Target, Penerimaan Negara Tahun 2018 Melalui BC Batam Tembus Rp 168,26 Miliar

Baca: Bawaslu : Tentu Ada Sanksi Moral, Tiga Parpol Terlambat Masukkan LSDK

Baca: Suami Tak Pulang-pulang Ikut Dimas Kanjeng, Istri Kesepian, Digerebek Saat Mesum dengan Pria Lain

Baca: Setelah Bunuh Istri, Suami Bawa Jasad Lita Jong Berkeliling Keliling Jawa Hingga Tiga Hari

"Untuk penindakan kita juga sudah mencegah beberapa barang yang sengaja hendak diselundupkan ke Batam, dari data yang masuk ada 578 kali," sebut Kepala KPU BC Batam Susila Brata kepada Tribunbatam.id, Kamis (3/2/2019).

Dikatakan Susila, dari sekian banyak penangkapan, setidaknya yang paling sering dicegah yakni kasus narkotika. Dari jumlah besar hingga jumlah kecil yang sering diamankan pihak Avsec Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

"Untuk barang bukti yang paling banyak itu adalah narkotika. Kita sering melakukan pencegahan ini dan bekerja sama dengan intansi lain," sebutnya.

Tindak lanjut dari penindakan juga telah dilakukan. Untuk narkotika, penyerahan tersangka dan barang bukti dilakukan ke BNN Provinsi atau Polresta Barelang.

Untuk barang lainnya ada yang tindak lanjutnya dilakukan penyidikan telah P-21 sebanyak 4 berkas, diserahkan ke BPPOM, distatuskan sebagai barang milik negara yang kemudian diselesaikan dengan lelang atau pemusnahan.

"Namun untuk kasus handphone (HP) kita masih menunggu keputusan dari Kominfo. Apakah akan di lelang atau di musnahkan. Memang selama tahun 2017 sampai 2018 belum ada pemusnahan ataupun lelang. Kita masih menunggu," sebutnya.(koe)

Penulis:
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved