Terungkap! Menolak Jadi Wanita Simpanan, Seorang TKW di Singapura Tewas Dibunuh

Menolak dijadikan wanita simpanan, Nurhidayati Wartono Surata (34) diduga dibunuh pria asal Bangladesh, Ahmed Salim (30), di kamar 81, Hotel Golden Dr

Terungkap! Menolak Jadi Wanita Simpanan, Seorang TKW di Singapura Tewas Dibunuh
AsiaOne.com
Ilustrasi/Golden Dragon Hotel, Geylang, Singapore 

Muradi dan Warsem mengakui, Nurhidayati menjadi tulang punggung ekonomi keluarga mereka.

"Yang paling banyak membantu keuangan keluarga di antara anak-anak kami, ya dia," kata Warsem.

Nurhidayati sempat menikah dengan seorang pria selama tujuh tahun, lalu cerai.

Dari pernikahan ini, dia dikaruniai anak, Wisnu Prayogi (11), kelas lima SD. Dari hasil bekerja di Singapura, Nurhidayati mampu membeli rumah dan tanah yang lokasinya tak jauh dari rumah orangtuanya.

Dari hasil bekerja di Singapura, Nurhidayati mampu membeli rumah dan tanah yang lokasinya tak jauh dari rumah orangtuanya.

"Baru selesai direnovasi Desember lalu. Habis sekitar Rp 100 juta," ujar Muradi yang diserahi tanggung jawab merenovasi rumah Nurhidayati. Menurut Muradi, Nurhidayati masih punya cita-cita membangun lagi rumah kecil untuk dirinya.

"Jadi rencananya, rumah yang baru selesai dibangun ini untuk anaknya. Terus mau bangun lagi rumah lebih kecil untuk masa tuanya," tutur Muradi.

Sampai larut malam, sejumlah warga Desa Kenanga yang dikenal sebagai "kampung pekerja migran" ini, masih berkumpul, datang dan pergi, di rumah duka.

Sebagian memilih menunggu kedatangan jenazah Nurhidayati. Sementara itu, rumah Nurhidayati yang baru selesai direnovasi Desember lalu, masih senyap.

Impian membangun rumah kecil berikutnya bagi masa tua Nurhidayati, pupus.(*)

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved