KARIMUN TERKINI

1.100 Unit Rumah di Karimun Dapat Bantuan Stimulan dari Pusat. Per Unit Dibantu Rp 15 Juta

Besar bantuan per unit rumah yakni Rp 15 juta dengan rincian Rp 12,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp 2,5 juta upah tukang

1.100 Unit Rumah di Karimun Dapat Bantuan Stimulan dari Pusat. Per Unit Dibantu Rp 15 Juta
ISTIMEWA
Salah satu rumah di Kecamatan Moro yang direhab menggunakan dana program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Karimun 2018. TRIBUN BATAM/ISTIMEWA 

1.100 Unit Rumah di Karimun Dapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dari Pemerintah Pusat 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman da Kebersihan Karimun mengusulkan sebanyak 2.040 unit rumah masuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2019.

Namun begitu, pemerintah pusat dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merestui sebanyak 1100 unit rumah.

Semuanya tersebar hampir di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun.

Dan saat ini tinggal menunggu petunjuk teknis untuk direalisasikan pengerjaannya secara swadaya oleh masyarakat.

Baca: Tanggap Pendidikan, BPJS Kesehatan Cabang Batam Serahkan Bantuan Seragam Sekolah ke Pesantren

Baca: Beri Bantuan untuk Korban Tsunami, Batam Selalu Peduli Terhadap Bencana yang Terjadi di Tanah Air

Baca: Bertahan di Kaki Gunung Rajabasa. Pengungsi Korban Tsunami Lampung Harapkan Bantuan Tenda

Besar bantuan yang akan diperoleh per unit rumah yakni Rp 15 juta.

Dengan rincian, bahan material sebesar Rp 12,5 juta dan upah tukang sebesar Rp 2,5 juta, total Rp 15 juta.

Benar saja, dibandingkan tahun 2018, terjadi peningkatan BSPS Kabupaten Karimun dari pemerintah pusat.

Rosmawati mengatakan, tahun 2018, Kabupaten Karimun mendapat 649 unit rumah yang tersebar di 8 kecamatan yang masuk dalam program BSPS pemerintah pusat atau meningkat sekitar 100 persen pada 2019 ini.

Keseluruhannya, dikatakan Rosmawati dapat diselesaikan atau direalisasikan pihaknya 100 persen.

Rosmawati mengatakan, kendala yang dihadapi pihaknya selama ini untuk menyelesaikan program BSPS adalah faktor cuaca terutama pada bulan Desember di mana, sering turun hujan.

''Faktor cuaca. Solusinya, bahan material harus dikirim jauh-jauh hari," kata Rosmawati. (*)

* Selengkapnya Baca Harian Pagi Tribun Batam, Edisi Selasa, 8 Januari 2019

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved