Cerita Mbah Parno, Dapat Hadiah Rumah dari Kemenag Setelah 66 Tahun Mengabdi di Masjid Istiqlal

Bantuan ini tak diberikan buat sembarang orang. Mbah Parno mendapat hadiah utama atas pengabdiannya selama 66 tahun di Masjid Istiqlal

Cerita Mbah Parno, Dapat Hadiah Rumah dari Kemenag Setelah 66 Tahun Mengabdi di Masjid Istiqlal
KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR
Mbah Suparno, pegawai Masjid Istiqlal yang dapat hadiah rumah dari Kementerian Agama ditemui di rumahnya di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Suparno (95) atau kerap disapa Mbah Parno mendapat hadiah rumah di Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-73 tahun 2019, Jumat (4/1/2019) lalu.

Bantuan ini tak diberikan buat sembarang orang. Mbah Parno mendapat hadiah utama atas pengabdiannya selama 66 tahun di Masjid Istiqlal.

Dikutip dari Kompas.com, yang berbincang dengan Mbah Parno di rumahnya di Gang Mangga, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019).

Baca: Daftar Sekarang Berangkat 2035. Jumlah Pendaftar 7.000 Orang, Masa Tunggu Haji Batam Capai 15 Tahun

Baca: Berstatus Siaga, Gunung Karangetang Gugurkan Lava dan Suara Gemuruh

Baca: Daftar Nominasi Golden Globes 2019, Ini Deretan Serial & Film yang Bersaing Jadi yang Terbaik

Baca: Kalah Telak dari India di Piala Asia 2019, Pelatih Thailand Milovan Rajevac Dipecat

Selama puluhan tahun, Mbah Parno beserta anak dan cucunya menempati bangunan berukuran sekitar 2x5 meter tanpa kamar di gang itu.

"Rumah ini dulunya sewa, lama-lama sama yang punya tanah dibilang enggak usah bayar," ujar Parno, Sabtu.

Rumah itu, kata Mbah Parno didirikannya sendiri di tanah milik orang.

Pemiliknya memang meminta Mbah Parno membangun bedeng di situ untuk menjaga agar lahannya tak lagi jadi tempat pembuangan sampah.

Dari rumah mungil ini lah sehari-hari Mbah Parno berangkat untuk bekerja di Istiqlal.

Dari Boyolali ke Ibu Kota Mbah Parno lahir di Boyolali, Jawa Tengah sekitar tahun 1923, di tanggal yang ia tak tahu persis.

Setelah remaja, Mbah Parno merantau ke Purwakarta sebagai kuli untuk truk pasir.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved