Mulai Besok Bagasi Lion Air Wajib Bayar, Manajemen Bantah Kebijakan Itu Dampak Kecelakaan PK-LQP

Mulai besok, Selasa (8/1/2019), dua maskapai yang tergabung dalam Lion Air Group, yakni Lion Air dan Wings Air mencabut layanan bagasi gratis 20 kg.

Mulai Besok Bagasi Lion Air Wajib Bayar, Manajemen Bantah Kebijakan Itu Dampak Kecelakaan PK-LQP
tribunbatam.id
Pesawat Lion Air berjejer di Bandara Hang Nadim Batam, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Mulai besok, Selasa (8/1/2019), dua maskapai yang tergabung dalam Lion Air Group, yakni Lion Air dan Wings Air, mencabut layanan bagasi cuma-cuma 20 kg per penumpang.

Itu artinya, penumpang yang membawa bagasi melebihi 7 kg sesuai ketentuan jumlah yang digratiskan harus membayar biaya bagasi tambahan sesuai tarif berlaku. 

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro tak menjelaskan alasan di balik perubahan ketentuan bagasi penumpang itu.

"Saya belum bisa menyampaikan alasannya, yang jelas ini kebijakan manajemen," ujarnya kepada Kompas.com, Jakarta, Senin (7/1/2017).

Saat ditanya apakah keputusan tersebut terkait dengan keuangan Lion Air pascakecelakaan pesawat PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 pada akhir Oktober 2018 lalu, Danang membantahnya.

"Ini enggak ada hubungannya (dengan PK-LQP)," kata Danang.

Baca: BREAKINGNEWS. Seorang Tahanan di PN Batam Nyaris Kabur, Anakku Ya Allah, Jangan Dipukuli

Baca: Sebut Banyak Berita Simpang Siur, Hari Ini Vanessa Angel Bakal Beri Klarifikasi

Baca: Kapal Tanker Berbendera Malaysia Diamankan di Perairan Batam. Ini Penjelasan Danlantamal lV

Baca: Pura-pura Belanja, Seorang Pengendara Motor Bawa Kabur 2 Slop Rokok dari Warung di Sagulung

Baca: INFO GEMPA HARI INI - 4 Gempa Kuat Sejak Senin Dinihari WIB Tadi, Terkuat Gempa 6,5 SR di Halmahera

Pesawat PK-LQP jatuh di perairan Karawang pada Oktober 2018 lalu. Sebanyak 189 penumpang, tepatnya 178 dewasa, 8 awak pesawat, 2 bayi, dan seorang anak, tewas dalam kecelakaan itu.

Sebagai badan usaha angkutan udara, Lion Air pun harus membayar santunan kepada keluarga korban sebesar Rp 1,25 miliar per penumpang.

Selain itu, Lion Air juga memberikan uang di luar santunan Rp 80 juta dengan rincian uang tunggu kepada keluarga Rp 5 Juta, uang kedukaan Rp 25 juta, dan uang ganti rugi bagasi Rp 50 juta.

Uang ganti rugi bagasi yang diberikan lebih besar dari ketentuan yang hanya Rp 4 juta.

Bila ditotal, uang yang diberikan kepada keluarga korban kecelakan pesawat Lion Air PK-LQP sebesar Rp 1,33 miliar per penumpang.

Dengan jumlah 189 korban, Lion Air harus mengeluarkan Rp 251,4 miliar. Seperti diberitakan pada November 2018 lalu, Managing Director Lion Air Grup Daniel Putut Kuncoro mengakui peristiwa jatuhnya pesawat PK-LQP turut memukul bisnis perusahaan penerbangan tersebut.

Bahkan, saat itu Daniel mengatakan, bisnis Lion Air sedang dalan posisi terendah. Meski begitu, pihaknya terus berupaya untuk mengembalikan kepercayaan publik pascakecelakaan itu. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Corcom Lion Air soal Pencabutan Layanan Bagasi Gratis: Ini Kebijakan Manajemen"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved