BATAM TERKINI

Polisi Amankan Dua Juru Parkir Ilegal di Jembatan Barelang, Satu Hari Bisa Kumpulkan Rp 445 Ribu

"Dari pengaduan masyarakar tersebut, jajaran Ditreskrimum mengecek ke lokasi dan ternyata benar. Kemudaian langsung dilakukan penangkapan," kata Erlan

Polisi Amankan Dua Juru Parkir Ilegal di Jembatan Barelang, Satu Hari Bisa Kumpulkan Rp 445 Ribu
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Kabid Humas Polda Kombes Pol S Erlangga dan Wadireskrimum Polda Kepri, AKBP Ari Darmanto saat ekspos penangkapan juru parkir ilegal jembatan Barelang, Senin (7/1/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polda Kepri melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) mengamankan dua orang juru parkir (jukir) liar yang mengambil uang parkir kendaraan di kawasan jembatan Barelang Batam.

Hal ini disampiakan Kabid Humas Polda Kombes Pol S Erlangga saat gelar ekspos di ruang media center humas. Ia menyampaikan, dua jukir yang diamankan ini dari laporan masyarakat atas keresahan adanya pungutan uang parkir liar.

"Dari pengaduan masyarakar tersebut, jajaran Ditreskrimum mengecek ke lokasi dan ternyata benar. Kemudaian langsung dilakukan penangkapan," kata Erlangga saat ekspos yang dihadiri Wadireskrimum Polda Kepri, AKBP Ari Darmanto, Senin (07/01/2019).

Disampaikannya, dua orang yang diamankan berinisial OLS dan YS. Keduanya ditangkap pada Minggu (06/01/2019) sekira pukul 16.30 WIB.

Baca: Rebut Motor Milik Bocah, Pelaku Perampas Motor Ancam Tembak Korban Jika Tak Serahkan Motor

Baca: Tak Tahan Lihat Suaminya Dipukuli, Sella Mengaku Ikut Terinjak Saat Petugas Amankan Ikbal

Baca: VIDEO - Seorang Tahanan Lompat Pagar dan Nyaris Kabur dari Pengadilan Negeri Batam

Baca: VIDEO - Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Wanita di Kamar Mandi eks Hotel di Tanjungpinang

"Kedua tersangka ini mengambil uang parkir kepada pengunjung Rp 5 ribu untuk satu unit sepeda motor dan Rp 10 ribu untuk satu unit mobil," ucapnya.

Sementara itu, Wadireskrimum AKBP Ari Darmanto menyebutkan, dari hasil penangkapan saat itu. Dalam sehari para jukir ini mendapatkan Rp 445 ribu.

"Dua orang ini kita serahkan ke PPNS Dishub Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut. Perkembangan selanjutnya menunggu hasil pemeriksaan," sebutnya.

Terkait karcis palsu yang dijadikan para jukir sebagai bukti untuk meyakinkan para pengunjung. Ari menyampaikan, bisa dikenakan pasal pemalsuan.

"Tapi kita menunggu dulu hasil pemeriksaan PPNS dulu. Kita bisa lanjutkan lagi pemeriksaan atas karcis palsu, didapat dari mana juga jadi pengembangan kasus ini," sebutnya.

Erlangga menyampaikan, kepada Pemda yang menjalankan Perda Nomor 3 tahun 2018 terhadap penyelenggara dan retribusi parkir, agar lebih mengawasi dan menjalankan Perda tersebut.

"Aturan Perda yang sudah dibuat harus dijalankan dengan konsisten, baik itu pelaksana, serta pengawasan. Karena itu salah satu pendapatan daerah yang harus diamankan dan dijaga," imbaunya.(dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved