Mucikari pun Pernah Minta Servis Vanessa Angel - Satu Germo Prostitusi Online Tertangkap

Malah, ada seorang mucikari yang mengaku pernah memakai jasa artis FTV berinisial VA."Ada satu di Jakarta, pernah pakai jasa VA," imbuhnya.

Mucikari pun Pernah Minta Servis Vanessa Angel - Satu Germo Prostitusi Online Tertangkap
DOK WARTAKOTA/KOMPAS
Vanessa Angel dan dua wanita yang disangka sebagai mucikari dalam kasus prostitusi artis di Surabaya 

TRIBUNBATAM.ID, SURABAYA - Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menegaskan, ada seorang tersangka baru terkait kasus prostitusi online yang melibatkan sejumlah model dan artis.

Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, penangkapan itu dilakukan personel Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim usai menyisir sejumlah kawasan di daerah Bandung sampai Jakarta.

"Satu orang telah kami tangkap, ada pun yang ditangkap identitasnya disampaikan oleh Kapolda Jatim," beber Barung kepada awak media, Selasa (15/1/2019).

Siapa dia? Sayangnya, Kombes Pol Frans Barung Mangera enggan membeberkan identitas maupun inisial dari seorang tersangka yang telah ditangkapnya.

Barung menambahkan, peranan dari masing-masing muncikari berkaitan satu sama lain.

Bahkan, mereka saling tukar korban dalam melayani pelanggan.

Malah, ada seorang mucikari yang mengaku pernah memakai jasa artis FTV berinisial VA.

"Ada satu di Jakarta, pernah pakai jasa VA," imbuhnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Jatim telah mengungkap kasus prostitusi daring di kota pahlawan pada Sabtu (5/1/2019) kemarin.

Mulai 2019, Gaji Perangkat Desa Setara Gaji PNS Golongan IIA. Simak Daftar Gaji PNS Sesuai Golongan

BJ Habibie di Jerman, Melalui Video Call Rela Beri Saran ke Jokowi

Vanessa Angel Ternyata Diageni 6 Germo, Sering Main di Singapore dan Jakarta

Ini Dia Nama Lengkap 6 Artis Terlibat Prostitusi Online Selain Vanessa Angel, Diungkap Kapolda Jatim

Dalam kasus itu, ternyata menyeret nama artis ibu kota berinisiap VA.

Data yang diperoleh TribunJatim.com dilapangan menyebutkan, VA diperkirakan memperoleh bayaran hingga Rp 80 juta dari setiap pelayanan yang diberikan kepada pelanggannya.

Tak hanya VA, personel Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim juga mengamankan seorang foto model berinisial AS.

AS sendiri diduga memperoleh bayaran hingga Rp 25 juta untuk setiap kali service.

Akibat ulahnya itu, para tersangka terancam dikenakan Pasal 296 dan 506 KUHP mengenai perdagangan manusia serta Pasal 27 ayat 1 Juncto Pasal 45 Undang-Undang RI Republik Indonesia (UU RI) Nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).(*)

Editor: Purwoko
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved