Terancam Hukuman Mati di Malaysia, TKI Asal Siantar Bertemu Istri, Minta Bawakan Foto Anak

Asnawati boru Sijabat (34), istri Jonathan Sihotang (31), akhirnya bisa bertemu dengan suaminya, TKI asal Pematangsiantar yang terancam hukuman mati

Terancam Hukuman Mati di Malaysia, TKI Asal Siantar Bertemu Istri, Minta Bawakan Foto Anak
Kompas.com
Asnawati boru Sijabat saat bicara dengan suaminya, Jonathan Sihotang, TKI asal Pematangsiantar yang terancam hukuman mati di Penang, Malaysia 

TRIBUNBATAM.id, PEMATANGSIANTAR - Jonathan Sihotang (310, TKI asal Pematang Siantar, Sumatera Utara, terancam hukuman mati di pengadilan Penang, Malaysia.

Jonathan Sihotang didakwa dengan pasal pembunuhan karena telah menewaskan majikannya bernama Sia Seok Nee (44), warga Kilang Toto Food Trading No. 4897, Kampung Selamat, Tasek Gelugor, Malaysia.

Asnawati boru Sijabat (34), istri dari Jonathan Sihotang (31), akhirnya bisa bertemu dengan Jonathan Sihotang, TKI asal Pematangsiantar, Sumatera Utara, yang sedang terancam hukuman mati itu.

Asnawati yang juga tinggal di Kuala Lumpur itu kepada KOMPAS.com, Rabu (16/1/2019) pagi sekitar pukul 06.50 WIB menuturkan, dia dan suaminya, Jonathan Sihotang bertemu di penjara Reman, Penang, Malaysia pada Sabtu (14/1/2019).

Sebelum bertemu, dia diminta ke Konsulat Jenderal RI (KJRI) terlebih dulu. Di sana, dia menemui pihak konsulat yang secara khusus menangani dan akan membela kasus Jonathan selama persidangan.

Pihak KJRI sudah mengutus pembela yang mendampingi Jonathan pada sidang perdana 31 Desember 2018 lalu.

Menurut Asnawati, di KJRI dia bertemu dengan bagian-bagian yang membantu menangani kasus suaminya.

Pihak KJRI menginginkan ada kerja sama antara mereka dengan suami untuk bisa lebih bisa fokus dan tahu kronologisnya.

"Mereka yang membantu kasus suami saya ini, merasa belum jelas kronologis terjadinya peristiwa itu," terang Asnawati.

Setelah pihak KJRI menjelaskan upaya-upaya yang akan mereka lakukan untuk memperjuangkan pembelaan terhadap suaminya, barulah Asnawati sadar dan yakin bahwa pemerintah benar-benar berjuang membela suaminya.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved