48 Perwira Tinggi dan Menengah Polri Dimutasi. Irjen Pol Idham Azis Jabat Kabareskrim. Ini Daftarnya

Mutasi sejumlah perwira tinggi dan menengah Polri tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/188/I/KEP.2019 tertanggal 22 Januari 2019

48 Perwira Tinggi dan Menengah Polri Dimutasi. Irjen Pol Idham Azis Jabat Kabareskrim. Ini Daftarnya
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis saat mengunjungi Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (5/12/2018). 

Namun, Idham tidak mendengarnya dan terus berjalan.

Bambang kemudian memangilnya untuk yang kedua kali.

"Pak Wakapolri, nyelonong aja..." kata Bambang.

Sontak panggilan itu membuat Idham menoleh ke arah Bambang.

"Wah, Pak Ketua," ujar dia sambil memberikan salam hormat.

Suasana menjadi riuh.

Terutama oleh wartawan yang mendengar panggilan "Wakapolri" tersebut.

Idham dan Bambang terlibat bincang-bincang sejenak sebelum akhirnya memasuki ruangan pelantikan.

Nama Idham memang digadang-gadang menjadi calon kuat Wakapolri selepas Komjen (Pol) Syafruddin dilantik sebagai Menteri PAN-RB. Meski demikian, belum ada konfirmasi terkait rumor tersebut.

Bambang Soesatyo mengungkapkan bahwa dirinya telah mendengar sosok pengganti Syafruddin sebagai Kepala Polri ( Wakapolri).

Menurut Bambang, Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah mengajukan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis sebagai Wakapolri.

"Saya mendengar Pak Kapolri sudah mengajukan nama Idham," ujar Bambang saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Kendati demikian, Bambang tidak dapat memastikan apakah nantinya jabatan wakapolri akan dipegang oleh Idham.

Ia mengatakan, keputusan tersebut sepenuhnya tergantung pada persetujuan Presiden Joko Widodo.

"Ya saya mendengar informasinya begitu tapi soal jadi atau tidaknya itu kan tergantung pak Presiden," kata Bambang.

Pemunculan nama Idham sebagai calon Wakapolri memunculkan protes dari IPW.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch ( IPW) Neta S Pane mempermasalahkan jika rencana itu benar dilakukan.

Sebab, menurut Neta, pengangkatan Idham tidak mempertimbangkan urutan kepangkatan dan jabatan atau urut kacang.

"Selama ini, pengangkatan orang nomor dua di Polri itu (Wakapolri) selalu diambil dari bintang tiga senior dan tidak pernah tidak urut kacang atau melompat dari bintang dua," ujar Neta S Pane, melalui keterangan tertulis, Rabu (15/8/2018).

Neta mengatakan, masih banyak perwira menengah polri yang lebih senior.

Akhirnya jabatan Wakapolri diisi Komjen Ari Dono Sukmanto, yang saat itu menjabat Kabareskrim.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mutasi di Polri, Idham Aziz Akan Jabat Kabareskrim "

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved